close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov paparkan evaluasi APBD Perubahan ke DPRP
  • Selasa, 19 September 2017 — 18:19
  • 1344x views

Pemprov paparkan evaluasi APBD Perubahan ke DPRP

"Kami akan memaparkan apa yang dievaluasi dan apa yang harus lakukan," kata Hery, di Jayapura, Selasa (19/9/2017).
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen saat berbincang dengan Kabiro Humas dan Protokol Setda Papua, Israil Ilolu - Dok Jubi
Alexander Loen
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua memaparkan hasil evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 dari Kementerian Dalam Negeri ke para wakil rakyat di DPRP. 

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, mengatakan dari hasil evaluasi tidak ada yang signifikan, dalam artian semuanya normatif.

"Kami akan memaparkan apa yang dievaluasi dan apa yang harus lakukan," kata Hery, di Jayapura, Selasa (19/9/2017).

Ia tekankan, peran APBD bukan hanya berkaitan dengan angka-angka pendapatan dan belanja daerah, tetapi harus bermanfaat bagi kepentingan pembangunan dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

"Kebijakan pembangunan tetap dapat dijalankan dan dioptimalkan dengan semangat kekuatan dan sumber daya yang ada, dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, perkonomian rakyat dan penyediaan infrastruktur," ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua, Muhammad Musa'ad mengatakan mengatakan dalam penyusunan APBD Perubahan anggaran yang diajukan atau total tidak mesti bertambah, akan tetapi bisa tetap atau bahkan berkurang.

"Ini yang perlu menjadi perhatian, dulu namanya ABT. Namun sudah ada perubahan yakni APBD Perubahan. Dalam perubahan bisa bertambah dan bisa saja berkurang," kata Musa'ad.

Untuk itu, dirinya meminta seluruh jajaran untuk merubah cara pandang, pasalnya selama ini pemikiran APBD Perubahan sama dengan ABT yang sebelumnya. Jadi perubahan ini perlu digaris-bawahi, misalnya suatu kegiatan jika tidak bisa dilaksanakan kenapa harus dipaksakan.

"Contohnya jika ada SKPD sampai bulan ini program kegiatannya belum jelas. Maka kami bisa hentikan atau dialihkan ke SKPD lain yang lebih membutuhkan anggaran," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Yunus Wonda: jika Gubernur LE ditahan, kami aksi bakar batu

Selanjutnya

Pemprov akan tindaklanjuti penahanan Bupati Biak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4348x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4125x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe