Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Inilah syarat menjadi balon bupati dan wakil bupati Jayawijaya jalur perseorangan
  • Rabu, 20 September 2017 — 11:15
  • 735x views

Inilah syarat menjadi balon bupati dan wakil bupati Jayawijaya jalur perseorangan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya telah mengeluarkan syarat dan dukungan bagi setiap bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayawijaya dari jalur perseorangan, pada pilkada serentak 2018.
Komisioner beserta Sekretaris KPU Jayawijaya saat menggelar jumpa pers soal syarat calon perseorangan - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya telah mengeluarkan syarat dan dukungan bagi setiap bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayawijaya dari jalur perseorangan, pada pilkada serentak 2018.

Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo, mengatakan sejauh ini KPU telah melakukan sosialisasi tentang dukungan perseorangan bagi setiap partai politik dan juga bakal calon awal bulan ini.

Dijelaskan, sesuai dengan peraturan KPU nomor 3 2017 tentang pencalonan gubernur, bupati dan wali kota,  pasal 10 menjelaskan terkait dengan persyaratan dukungan pencalonan perseorangan.

“DPT Jayawijaya pada akhir pilpres 2014 sebanyak 211.749 jiwa dikali 10 persen sehingga dukungan yang diperlukan sebanyak 21.175 untuk perseorangan,” kata Adi Wetipo, kepada wartawan, di kantor KPU Jayawijaya, Selasa (19/9/2017).

Menurutnya, hal ini telah di-SK-kan oleh KPU Jayawijaya nomor 5 tahun 2017 tentang rekapitulasi daftar pemilih tetap pemilihan umum terakhir, sebagai dasar penghitungan suara dukungan pasangan calon perseorangan dalam pilkada bupati dan wakil bupati 2018.

Dijelaskan, jumlah dukungan minimal 21.175, dimana persebaran dukungan harus ada di 21 distrik. Khusus Jayawijaya dari 40 distrik.

Komisioner KPU Jayawijaya divisi sosialisasi dan SDM, Markus Way, menjelaskan sesuai ketentuan PKPU nomor 3 tahun 2017 pasal 10, jumlah penyebarannya di 21 distrik, namun jumlah dukungan ini lebih dari 21 distrik atau 50 plus 1, sehingga untuk para calon perseorangan akan mengikuti petunjuk PKPU ini.

“Kita dapat 10 persen dari paling sedikit DPT terakhir 250 ribu ke bawah, sehingga hal ini perlu diketahui oleh masyarakat dan khususnya untuk bagi para calon,” ucapnya.

Komisioner KPU Jayawijaya divisi teknis penyelenggara pemilu, Sarlota Nelcy, mengatakan dengan persyaratan ini bagi setiap pasangan calon perseorangan harus dibuktikan dengan identitas KTP dan surat pernyataan dari orang atau pendukungnya, sesuai dengan 10 persen dari DPT.

“Ini semua berlaku di seluruh wilayah Jayawijaya. Sedangkan yang di 21 distrik itu untuk penyebarannya yaitu 50 persen plus 1, sehingga tidak dipatok satu distrik berapa suara,” ujar Sarlota. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Harhubnas, momentum untuk peningkatan pelayanan masyarakat

Selanjutnya

Harga semen di Jayawijaya dan Puncakjaya turun bukan karena subsidi pemerintah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe