Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator pertanyakan panitia pemilihan MRP
  • Senin, 17 Oktober 2016 — 05:29
  • 777x views

Legislator pertanyakan panitia pemilihan MRP

"Apakah mereka yang dilantik sebagai panitia pemilihan MRP pekan lalu sudah mewakili tiga unsur ini atau tidak," ucapnya.
Kantor Majelis Rakyat Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Laurenzus Kadepa menyoroti mereka yang terpilih sebagai tim Panitia Pemilihan Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dilantik Gubernur Papua, Lukas Enembe pekan lalu. 

Anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM itu mengatakan, beberapa nama diantara Pansel MRP yang dilantik Gubernur Papua, Lukas Enembe pekan lalu merupakan mereka pernah mengemban tugas sebagai Pansel 14 kursi pengangkatan di DPR Papua.

"Ini apa sebenarnya? Kenapa nama-nama itu kembali masuk dalam Pansel MRP. Apakah sudah tidak ada orang yang mampu mengemban tugas tersebut, ataukah ada tujuan lain dibalik itu," kata Kadepa kepada Jubi pekan lalu. 

Menurutnya, mereka yang duduk di MRP merupakan keterwakilan daru tiga unsur yakni adat, agama dan perempuan. 

"Apakah mereka yang dilantik sebagai panitia pemilihan MRP pekan lalu sudah mewakili tiga unsur ini atau tidak," ucapnya.

Katanya, MRP merupakan lembaga kultur orang asli Papua. Tugas utama lembaga itu harus memperjuangkan hak-hak orang asli Papua. Ia khawatir, jika tahapan seleksi calon anggota MRP diawali dengan niat yang tak baik, hasilnya tak sesuai yang diharapkan.

"Saya harap panitia pemilihan bisa benar-benar melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada. Jangan keluar dari aturan main," katanya.

Rabu, 12 Oktober 2016, Gubernur Papua, Lukas Enembe melantik lima panitia pemilihan MRP dan tiga pengawas pemilihan MRP.

"Panitia dan pengawas pemilihan MRP tingkat provinsi diharapkan bekerja profesional dan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Tidak perlu keluar dari Perdasus dan aturan yang ada agar tak menimbulkan masalah," kata Gubernur Enembe. 

Ia memprediksi pelantikan tersebut akan menimbulkan berbagai dinamikan di masyarakat. Namun ia meningatkan panitia pemilihan dan pengawas berhati-hati dalam melakukan seleksi karena siapapun ingin menjadi anggota MRP. (*) 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah Indonesia ngotot selesaikan masalah HAM Papua secara melawan hukum

Selanjutnya

Legislator: Perlu ada pembuktian empat TPN/OPM berstatus DPO

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe