Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Wonda: Jangan sampai apa yang ditakutkan negara terjadi di Papua
  • Rabu, 20 September 2017 — 14:28
  • 2163x views

Wonda: Jangan sampai apa yang ditakutkan negara terjadi di Papua

Menurutnya, akan ada dampak besar terjadi di Papua, jika itu tujuan para pemangku kepentingan di Jakarta. Jakarta harus berhati-hati dalam mengambil sikap atau kebijakan, dengan mempertimbangkan semua aspek.
Masyarakat Papua dari lima wilayah adat saat menduduki kantor gubernur - Jubi/Alex
Arjuna Pademme
Editor : Victor Mambor
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengingatkan mereka yang ada di Jakarta mempertimbangkan berbagai dampak yang terjadi ketika akan mengambil kebijakan, termasuk dalam hal politik.

Hal itu dikatakan Wonda menanggapi aksi turun jalan masyarakat Papua di beberapa kabupaten/kota di Papua, Selasa (19/9/2017), terkait dugaan ada upaya mengkriminalisasi Lukas Enembe, untuk menghambatnya kembali mencalonkan diri dalam pilgun Papua, 2018. 

"Hari ini, kalau kami lihat ini murni kepentingan politik untuk menjegal beliau, pasti dewan dan masyarakat Papua akan bersikap. Akan memboikot pemerintahan. Kalau ini hanya untuk kepentingan dampaknya sangat besar. Apa yang ditakutkan negara, masalah keamanan di Papua, Papua tidak boleh ada kerusuhan, itu akan terjadi," kata Wonda, Rabu (29/9/2017).

Menurutnya, akan ada dampak besar terjadi di Papua, jika itu tujuan para pemangku kepentingan di Jakarta. Jakarta harus berhati-hati dalam mengambil sikap atau kebijakan, dengan mempertimbangkan semua aspek. 

"Kami minta kepada semua orang di pusat, melihat masalah Papua dengan bijaksana. Kami dewan mendukung penuh gubernur, hal-hal terburuk akan kami lakukan, jangan hambat masa depan orang asli Papua. Jangan diintervensi, reaksi rakyat akan bermunculan di sana-sini," ujarnya.

Katanya, aksi save Lukas Enembe yang dilakukan masyarakat Papua dari berbagai kalangan, merupakan sikap spontan, karena menilai selama ini berbagai terobosan telah dilakukan Lukas dan wakilnya, Klemen Tinal, sejak menjabat gubernur dan wakil gubernur Papua. 

"Ini karena masyarakat merasa selama Lukas Enembe-Klemen Tinal, banyak membuat kebijakan fundamental untuk orang asli Papua dan semua yang ada di Papua," katanya. 

Katanya, hal-hal inilah yang membuat rakyat terpanggil, karena tidak ingin Lukas Enembe dihalangi dengan segala cara. DPR Papua juga memberikan dukungan moril kepada gubernur Papua.

"Tidak bisa karena kepentingan politik praktis kemudian menjebak beliau. Kalau kini Papua aman, itu tak luput dari peran gubernur dan masyarakat. Mari bagaimana menciptakan kondisi Papua ini aman," ucapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

896 pil PCC diamankan Polres Kaimana

Selanjutnya

Ada KPK di Papua, hati-hati kelola uang rakyat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe