Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. PAUD Victory Urfu dambakan bantuan sarana bermain
  • Kamis, 21 September 2017 — 11:35
  • 848x views

PAUD Victory Urfu dambakan bantuan sarana bermain

Lembaga pendidikan anak usia dini Victory (PAUD) Kampung Urfu, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, mendambakan bantuan sarana alat peraga tempat bermain anak sebagai penunjang program edukasi peserta didiknya.
Mendikbud, Muhadjir Effendy, bersama anak-anak PAUD, saat kunjungan kerja di Papua - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Biak, Jubi - Lembaga pendidikan anak usia dini Victory (PAUD) Kampung Urfu, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, mendambakan bantuan sarana alat peraga tempat bermain anak sebagai penunjang program edukasi peserta didiknya.

"Fasilitas tempat bermain anak belum lengkap seperti sekolah di kota. Ini karena keterbatasan dana untuk membeli sarana prasarana edukasi belajar anak," ungkap guru pengelola PAUD Victory, Hagar Ronsumbre, di kampung Urfu, Kamis (21/9/2017).

Ia mengakui peserta belajar anak usia dini mengikuti pendidikan PAUD di kampung Urfu mencapai 36 siswa dengan dominan latar belakang keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi kurang.

Hagar berharap adanya dukungan bantua sarana prasarana belajar yang lengkap sehingga mampu menunjang program pembelajaran edukasi anak di PAUD Urfu.

Menyinggung insentif yang diterima tenaga guru PAUD, menurut Hagar, untuk honor yang diterima tidak menentu hingga triwulan sekali tergantung bantuan dana operasional yang diberikan lewat dana desa kampung Urfu.

Hagar menyebut tugas menjadi guru PAUD sangat berat karena mendidik anak usia dini dengan berbagai kekurangan dan keterbasan alat peraga edukasi diperlukan kiat khusus mengajar.

"Ya puluhan anak yang menuntut ilmu di lembaga PAUD kampung Urfu merupakan generasi penerus bangsa Indonesia sehingga perlu diberikan pembelajaran pendidikan sesuai kebutuhan tumbuh-kembang anak usia dini," ungkapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Biak, Arius Mirino, mengatakan pemerintah menargetkan di setiap kampung disediakan lembaga PAUD untuk tempat belajar anak usia dini.

"Perkembangan lembaga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Biak Numfor setiap tahun mengalami peningkatkan hingga mencapai sekitar 100 PAUD dikelola lembaga gereja, pusat kegiatan belajar masyarakat, lembaga pendidikan Islam, lembaga TNI/Polri, serta instansi pemerintah daerah," ujarnya.

Berdasarkan program bersama Kementerian Pemberdaaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kementerian Desa Daerah Tertinggal serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditargetkan setiap satu desa atau kampung didirikan lembaga PAUD. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Selama dua tahun terakhir, dalam satu hari, sedikitnya delapan orang di Jayawijaya terinfeksi HIV

Selanjutnya

Paramedis bangun kesadaran publik untuk tanggulangi HIV/AIDS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe