close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Martinus Torip klaim pemekaran 31 DOB dapat restu Gubernur Papua
  • Kamis, 21 September 2017 — 17:19
  • 1979x views

Martinus Torip klaim pemekaran 31 DOB dapat restu Gubernur Papua

Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Muyu Mandobo, Martinus Torip, mengklaim pemekaran 31 daerah otonom baru (DOB) di Papua, telah mendapat restu dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Muyu Mandobo, Martinus Torip, sedang beri keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Muyu Mandobo, Martinus Torip, mengklaim pemekaran 31 daerah otonom baru (DOB) di Papua, telah mendapat restu dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu disampaikan Torip kepada sejumlah wartawan, Kamis (21/9/2017).  Menurutnya, yang melakukan penundaan adalah pemerintah pusat, sehingga pemekaran 65 daerah otonom baru termasuk di dalamnya 32 di Papua, tak kunjung disahkan.

Padahal, jelas Torip, pada kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI, 65 daerah tersebut telah diampreskan.

“Besok saya bersama 16 orang akan ke Jayapura melakukan pertemuan dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Komisi I DPR RI serta perwakilan Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan itu tidak lain membicarakan sekaligus membahas 65 DOB yang telah di-ampres-kan di kepemimpinan SBY,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya memberikan ultimatum kepada pemerintah pusat  agar dalam tahun ini segera merealisasikan 65 DOB termasuk di Papua, karena itu adalah aspirasi serta keinginan masyarakat.

Ditambahkan, dengan adanya pemekaran wilayah, akan memberikan manfaat besar. Dimana, masyarakat lebih cepat diberikan pelayanan.

Salah seorang intelektual Marind, Harry Ndiken, beberapa waktu lalu menegaskan jika pemekaran sejumlah daerah di Selatan Papua dilakukan, yang perlu disiapkan adalah sumber daya manusia (SDM).

“Jangan sampai suatu wilayah telah dimekarkan, kita orang asli Papua belum disiapkan. Ini menjadi suatu catatan untuk dipertimbangkan,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelantikan Kepala Disdukcapil Merauke harus atas persetujuan Mendagri

Selanjutnya

Kapolres Merauke: Belum ditemukan penjual dan konsumen obat PCC

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4877x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4176x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3494x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe