Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Orwan: dikhawatirkan ada peserta siluman ikut tes CPNS Kemenkumham
  • Kamis, 21 September 2017 — 18:07
  • 1316x views

Orwan: dikhawatirkan ada peserta siluman ikut tes CPNS Kemenkumham

"Jangan sampai tes ini hanya formalitas. Sudah ada nama-nama tertentu yang akan diloloskan," kata Orwan via teleponnya kepada Jubi, Kamis (21/9/2017).
Ilustrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, hukum dan HAM, Orwan Tolli Wone, mengaku khawatir adanya peserta siluman ikut tes penerimaan pegawai Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Ia mengatakan, kekhawatiran itu muncul, karena pendaftar di daerah yang dinyatakan lolos administrasi, harus mengikuti tes di Jakarta dengan biaya akomodasi sendiri.

"Jangan sampai tes ini hanya formalitas. Sudah ada nama-nama tertentu yang diloloskan," kata Orwan via teleponnya kepada Jubi, Kamis (21/9/2017).

Katanya, ikut tes di Jakarta tentu menyulitkan pendaftar dari daerah, karena mereka berangkat dengan biaya sendiri.

"Untuk pendaftar yang punya uang, tidak masalah. Tapi mereka yang tidak punya biaya, tentu tidak dapat mengikuti tes. Ini celah yang dapat dimanfaatkan untuk menggantikan peserta yang tidak ikut, dengan orang lain," ujarnya.

Seharusnya lanjut dia, kementerian memberikan kepercayaan kepada pemerintah provinsi atau kabupaten/kota untuk melaksanakan tes di daerah.

"Kemenkumham hanya sebatas melakukan pengawasan. Hasil tes dari daerah nanti dilaporkan ke kementerian. Ini lebih memudahkan pendaftar," katanya.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Soni, ketika dikonfirmasi Jubi via telepon dan pesan singkat tidak memberikan jawaban, hingga berita ini diturunkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Dewan didesak selesaikan masalah pertambangan emas di Meepago

Selanjutnya

Khawatir, kader Demokrat Papua bentengi LE

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe