close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. BBM langka di Wamena, DPRD Jayawijaya panggil Disperindag dan aviasi
  • Kamis, 21 September 2017 — 19:24
  • 1357x views

BBM langka di Wamena, DPRD Jayawijaya panggil Disperindag dan aviasi

"Secara tidak resmi saya sudah memanggil Kepala Disperindag dan sudah menanyakan kondisi yang terjadi, memang ini perlu diketahui oleh masyarakat soal kekurangan pasokan BBM. Setelah saya tanyakan, memang ada kurang lebih 660-an drum BBM, termasuk jatah dari tanggal 1-17 September 2017 yang masih tertampung di Sentani, dan belum bisa terangkut akibat kekurangan armada," kata Taufik kepada wartawan di Wamena, Kamis (21/9/2017).
Drum-drum berisi BBM yang diturunkan dari pesawat di Bandara Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – DPRD Jayawijaya memanggil Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jayawijaya dan pihak aviasi, terkait kelangkaan dan mahalnya harga BBM jenis premium (bensin) di Kota Wamena dan sekitarnya,

Ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo, mengatakan hal itu guna mempertanyakan kelangkaan BBM jenis bensin yang melonjakkan harga di tingkat pengecer hingga Rp25 ribu sampai Rp35 ribu per liter.

Dari hasil pertemuan tersebut, diketahui BBM subsidi di tingkat agen premium dan minyak solar (APMS) tidak mengalami perubahan, hanya di tingkat pengecer yang berubah.

"Secara tidak resmi saya sudah memanggil Kepala Disperindag dan sudah menanyakan kondisi yang terjadi, memang ini perlu diketahui oleh masyarakat soal kekurangan pasokan BBM. Setelah saya tanyakan, memang ada kurang lebih 660 drum BBM, termasuk jatah dari tanggal 1-17 September 2017 yang masih tertahan di Sentani, dan belum bisa diangkut akibat kekurangan armada," kata Taufik kepada wartawan di Wamena, Kamis (21/9/2017).

Untuk itu DPRD menyarankan Disperindag mencari solusi agar BBM yang masih tertahan di Jayapura segera diangkut ke Jayawijaya.

"Karena dengan pengangkutan BBM ke Jayawijaya, paling tidak bisa meminimalisir persoalan yang terjadi dan juga kondisi ini akan normal kembali," katanya.

Ia juga memastikan dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan dengan aviasi yang ada di Jayawijaya, agar persoalan kelangkaan BBM, semen, dan kebutuhan pokok tidak berlangsung hingga memasuki Natal.

"Setelah masa reses yang selesai hari Senin nanti, saya akan coba meminta komisi terkait untuk memanggil aviasi dan SKPD terkait, untuk mencari solusi agar jangan sampai kondisi ini terjadi lagi karena sudah kebiasaan setiap tahun, apalagi mendekati hari besar keagamaan. Kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok seperti ini harus diantisipasi," katanya.

Selain itu, untuk mengantisipasi kenaikan yang semakin tidak wajar, pemerintah akan menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan pengecer yang menjual BBM dengan harga di atas kewajaran. (*)

loading...

Sebelumnya

Kontingen Pesparawi Jayawijaya gelar syukuran

Selanjutnya

Trigana optimalkan armada, angkut BBM dan bapok ke Wamena

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4877x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4311x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4180x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3501x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe