Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pakaian bekas diminati di Sentani
  • Jumat, 22 September 2017 — 17:31
  • 1992x views

Pakaian bekas diminati di Sentani

“Saya berjualan malah sudah lama, sejak 2010. Sampai sekarang masih bertahan," katanya saat ditemui di Pasar Pharaa, Sentani, Jumat (22/9/2017)
Mama Yuliana tengah berjualan cakbor di Pasar Pharaa - Jubi/Yance
Yance Wenda
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi - Mama-mama Papua di Sentani mulai banyak yang melirik jenis usaha berjualan pakaian bekas, atau biasa disebut cakar bongkar (cakbor). 

Salah satu mama Papua, Yuliana Pallo, mengatakan usaha cakbor laris manis sehingga ia memilih jenis usaha ini.

“Saya berjualan malah sudah lama, sejak 2010. Sampai sekarang masih bertahan," katanya saat ditemui di Pasar Pharaa, Sentani, Jumat (22/9/2017)

Semenjak suaminya meninggal, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yuliana tergerak untuk membuka usaha berjualan cakbor. Ia memulainya dengan modal dari koperasi simpan pinjam.

"Saya hanya minta nomor warga yang punya pakaian bekas. Setelah itu saya beli dengan harga sesuai kesepakatan, lalu dijual lagi," jelasnya.

Dikatakan, soal harga bervariasi dari pakaian untuk anak-anak dan orang dewasa.

"Kalau anak-anak ada yang Rp10 ribu. Untuk dewasa paling tinggi Rp20 ribu. Penghasilan saya bisa Rp500 ribu setiap hari. Saya mulai berjualan pukul 10 pagi sampai pukul 1 siang," katanya.

Di tempat yang sama, salah seorang pengunjung, Desman, mengatakan ia berkunjung ke pasar hanya sekadar jalan-jalan bersama anaknya, namun karena melihat barang yang dijual bagus dan murah, akhirnya ia tertarik membeli.

“Saya senang karena mama ini jual murah, jadi saya ambil banyak apalagi pakaiannya masih bagus-bagus," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Program sapi wajib bunting di Papua Barat gagal

Selanjutnya

Angka pengangguran di Sorong cukup tinggi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9458x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6372x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6013x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe