Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Angka pengangguran di Sorong cukup tinggi
  • Sabtu, 23 September 2017 — 15:40
  • 1593x views

Angka pengangguran di Sorong cukup tinggi

Pengangguran di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, hingga Agustus 2017 tercatat sebanyak 2.700 orang. Jumlah tersebut cukup tinggi dan pemerintah daerah berkomitmen menurunkannya dengan meningkatkan pelatihan bagi pencari kerja.
Aktivitas di pelabuhan pendaratan ikan, Jembatan Puri, Kota Sorong, Papua Barat. Pekerjaan di bidang swasta kurang diminati putra-putri asli Papua, yang lebih berorientasi menjadi PNS - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sorong, Jubi - Pengangguran di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, hingga Agustus 2017 tercatat sebanyak 2.700 orang. Jumlah tersebut cukup tinggi dan pemerintah daerah berkomitmen menurunkannya dengan meningkatkan pelatihan bagi pencari kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Anton Sagrim, di Sorong, Jumat (22/9/2017), mengatakan sejak Januari pihaknya telah mengeluarkan kartu kuning sebanyak 2.700 lembar untuk pencari kerja di Kota Sorong.

Dia mengatakan kartu kuning yang dikeluarkan tersebut yakni lulusan SD sebanyak 366 orang, SMP sebanyak 143 orang, SMA sebanyak 1.026 orang, SMK sebanyak 630 orang, Diploma sebanyak 207 orang, dan Sarjana sebanyak 429 orang.

Menurut dia, peluang mendapatkan pekerjaan pada lembaga pemerintah, badan usaha negara serta badan usaha daerah sangat terbatas. Peluang mendapatkan pekerjaan pada sektor swasta sangat besar.

Ia menyampaikan bahwa Kota Sorong adalah kota jasa. Peluang kerja terbanyak di Sorong ada pada dunia usaha mikro kecil menengah yang jumlahnya mencapai ribuan.

"Namun minat pencari kerja terlebih khusus putra putri asli Papua untuk bekerja di bidang swasta sangat minim," ujarnya.

Dikatakan, putra putri asli Papua cenderung ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga mengakibatkan pengangguran di Kota Sorong terus bertambah dari tahun ke tahun.

Pemerintah telah berupaya memberikan pemahaman kepada anak asli Papua agar tidak mengharapkan penerimaan CPNS, tetapi mencari peluang kerja di swasta.

"Tetap saja keinginan anak asli Papua untuk bekerja swasta minim, lebih banyak yang bermimpi menjadi aparatur sipil negara," kata dia. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pakaian bekas diminati di Sentani

Selanjutnya

Telkom: Galian pelebaran jalan penyebab putusnya FO 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe