Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. FOPERA gelar aksi keprihatinan sosial Kabupaten Yahukimo
  • Sabtu, 23 September 2017 — 17:08
  • 1627x views

FOPERA gelar aksi keprihatinan sosial Kabupaten Yahukimo

Aksi yang digelar di tiga titik di antaranya di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit Umum Kota Dekai itu mengeluhkan berbagai masalah persoalan Miras, Narkoba, Seks Bebas, Togel, penyebaran HIV/AIDS dan Angka kematian manusia tinggi.
Forum Pembela Rakyat saat Demo Bersama di Dekai, Jum’at (22/9/2017)-Jubi/Piter Lokon
Piter Lokon
piter@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Yahukimo, Jubi – Forum Pembela Rakyat ( FOPERA ) Kabupaten Yahukimo menggelar aksi damai terkait persoalan sosial di daerah setempat. Aksi yang digelar di tiga titik di antaranya di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit Umum Kota Dekai itu mengeluhkan berbagai masalah persoalan Miras, Narkoba, Seks Bebas, Togel, penyebaran HIV/AIDS dan Angka kematian manusia tinggi.

“Aksi hari ini resmi didukung oleh Persekutuan Gereja-Gereja Yahukimo, 12 Kepala suku dan semua Masyarakat yang peduli dengan kondisi yang terjadi di Dekai,” kata Napi Pahabol, penanggung jawab aksi, Jum’at (22/09/2017)  

Pahabol menjelaskan, FOPERA dibentuk karena berbagai masalah sosial yang terjadi di kabupaten Yahukimo yang terjadi saat ini. “Ketika Miras, Narkoba, Seks Bebas, Togel, penyebaran HIV / AIDS dan Angka kematian manusia tinggi yang sedang merajalela di kabupaten ini,” kata Pahabol, menambahkan.

Ia memastikan aksi yang digelar itu murni kepedulian sosial dan netral dari kepentingan politik, tidak memihak kepada oknum atau golongan. Sedangkan orasi yang dilakukan di ruko atau bukan tempatnya karena pertimbangan sebagai pusat keramaian masyarakat yang terancam kepunahan.

Hasil pantauan sosial yang dilakukan FOPERA menunjukan angka kematian tinggi sebagai dampak penyakit sosial yang ia sebutkan. Bahkan ia menyebutkan data Dinas Kesehatan  provinsi Papua menunjukan angka kematian paling tinggi berada di Kabupaten Yahukimo, selain itu terdapat 300 orang lebih yang sudah terinveksi penyakit HIV/AIDS.

“Ini karena penyebabnya ada banyak di antaranya seks bebas dan peredaran minuman Keras,” kata Pahabol menjelaskan.

Dengan kondisi itu FOPERA menyatakan sikap agar pemerintah bersama aparaturnya  memberantas praktek protistusi di Kabupaten Yahukimo. Forum itu juga meminta  pemerintah kabupaten Yahukimo menangkap agen-agen minuman keras dikota Dekai.

“Selain itu pemerintah bersama lembaga DPRD segera memperbaiki kembali RSUD Kabupaten Yahukimo  yang selama dinilai kurang maksimal menangangi orang sakit,” katanya.

Sekretaris Direktur Rumah sakit Dekai, Aser Sobolim saat menerima peserta aksi mengapresiasi sikap FOPERA. “Karena forum ini yang peduli dengan kesehatan, namun yang perlu kami garis bawahi adalah pasien masuk setelah sakit dengan kondisi sudah parah sehingga sulit tertolong akhirnya meninggal,” kata Aser Sobolim.

Menurut Aser  paramedis sudah bekerja keras untuk penyelamatan pasien.“Sedangkan paramedis sudah mengambil keputusan dan sumpah untuk menolong siapa pun yang sakit,” kata Aser menjelaskan. (*)

loading...

Sebelumnya

Empat daerah terisolasi, kini bisa dijangkau penerbangan

Selanjutnya

Pemkab Yahukimo diminta terbitkan Perda penyakit sosial

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe