Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Wortel Papua mulai kuasai pasar lokal
  • Minggu, 24 September 2017 — 16:32
  • 2007x views

Wortel Papua mulai kuasai pasar lokal

Catatan Jubi di pasar sentral Youtefa, Kota Jayapura menunjukan salah satu komoditas petanian itu mendominasi penjualan sayur.
Wortel Wamena yang dijual pedagang di pasar sentral Youtefa Abepura, Minggu, (24/9/2017) - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi –Wortel yang ditanam petani asal Wamena, Jayawijaya mulai menguasai pasar lokal di Papua. Catatan Jubi di pasar sentral Youtefa, Kota Jayapura menunjukan salah satu komoditas petanian itu mendominasi penjualan sayur.

Seorang pedagang wortel di pasar Youtefa, Siti (34) mengatakan, selama ini wortel yang dijualnya adalah jenis lokal dari Wamena. "Ini semua wortel dari Wamena.Sudah hampir dua bulan kami jual kiriman dari Wamena saja," kata Siti kepada Jubi, Minggu, (24/9/2017).

Ia mengatakan, minat pembeli justru naik gara-gara rumor wortel dari luar Papua kurang vitamin. Rumor itu muncul tahun lalu saat ia dan para pedagang lain mengambil wortel impor dari distributor

“Sedangkan tahun ini, stok wortel lokal semakin banyak. Karena itu, pedagang hanya menjual wortel lokal,” kata Siti menjelaskan.

Menurut Siti, tingginya pasokan wortel membuat ia engan mengambil wortel dari luar yang disedikan distributor, “Saya dan pedagang sayur ambil ke distributor jika stok wortel lokal tidak ada,” katanya.

Sikap yang dilakukan itu sesuai dengan keinginan Pemkot Jayapura yang meminta agar mengutamakan konsumsi pangan lokal dari pada pangan yang didatangkan dari luar Papua. 

Nartini, pedagang wortel lainnya mengatakan meski harga wortel lokal lebih mahal ketimbang impor, namun minat pembeli wortel lokal tinggi. “Wortel Wamena agak mahal. Satu kilo Rp. 30 ribu, itu harga tetap,” kata Natini.  (*)

 

loading...

Sebelumnya

Bahan pinang menjadi komoditi penjualan di pasar Youtefa

Selanjutnya

Pertamina tekankan aspek safety untuk mitra kerja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32874x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8920x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6426x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5716x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5581x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe