Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ruben: eksekutif mesti seriusi pelantikan MRP 
  • Minggu, 24 September 2017 — 17:55
  • 451x views

Ruben: eksekutif mesti seriusi pelantikan MRP 

"Keberadaan MRP ini penting dalam pemerintahan di Papua. MRP akan memperkuat pemerintahan, terutama hal yang berkaitan dengan masyarakat adat atau orang asli Papua," katanya.
Ilustrasi Kantor MRP-Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua yang membidangi pemerintahan dan politik, Ruben Magai, mengingatkan eksekutif serius mengurus proses pelantikan anggota terpilih Majelis Rakyat Papua (MRP), periode lima tahun ke depan.

Ia mengatakan, instansi terkait di Pemprov Papua di antaranya biro pemerintahan, kesbangpol, dan biro hukum perlu segera memastikan sudah sejauh mana proses anggota MRP terpilih. Apakah sudah ada SK dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau belum. 

"Segera pastikan sejauh mana prosesnya, ini penting, karena MRP ini adalah lembaga negara, sama seperti DPR Papua. Bedanya, mereka adalah perwakilan adat, agama, dan perempuan, bukan dari partai politik," kata Ruben Magai kepada Jubi pekan lalu.

Menurutnya, sebagai lembaga kultur, keanggotaan MRP tidak boleh lama vakum atau kosong. Sejak tahun lalu, masa jabatan anggota MRP periode sebelumnya telah berakhir. 

"OPD terkait di Pemprov Papua jangan hanya selalu menunggu gubernur. Gubernur tidak mungkin bisa menangani semuanya, inilah fungsi perangkat di bawah gubernur," ujarnya.

Katanya, dalam situasi seperti ini, OPD terkait yang harusnya proaktif. Harus peka dan jeli melihat setiap hal yang menjadi tanggung jawabnya. Nanti ketika menemui kendala, barulah melapor kepada gubernur. 

"Keberadaan MRP ini penting dalam pemerintahan di Papua. MRP akan memperkuat pemerintahan, terutama hal yang berkaitan dengan masyarakat adat atau orang asli Papua," katanya.

Sejak, 25 April 2017, panitia pemilihan MRP tingkat provinsi mulai bekerja, untuk memastikan tahapan pemilihan anggota MRP berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Khusus bakal calon perwakilan agama, seleksi dilakukan di tingkat provinsi, sedangkan bakal calon keterwakilan perempuan dan adat, seleksi dilakukan ditingkat kota/kabupaten masing-masing daerah pemilihan pada lima wilayah adat di Papua. 

"Kehadiran MRP sangat penting di Papua, karena dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, MRP akan memberikan pertimbangan keaslian orang asli Papua, sesuai Undang-Undang 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua," kata Gubernur Papua, Lukas Enembe belum lama ini. 

Katanya, Pemprov Papua akan berkoordinasi dengan Kemendagri, supaya pelantikan MRP jilid III dipercepat. (*) 

Sebelumnya

Penembakan oleh OTK kembali terjadi

Selanjutnya

Komisi IV DPRP ingatkan OPD soal perampungan program

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe