Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Komisi IV DPRP ingatkan OPD soal perampungan program
  • Minggu, 24 September 2017 — 18:09
  • 2641x views

Komisi IV DPRP ingatkan OPD soal perampungan program

"Jangan dipaksakan. Kalau nanti pekerjaan atau program itu tidak selesai, akan menjadi sorotan publik. Sebaiknya laksanakan program yang dapat diselesaikan dan memacu penyerapan anggaran," kata Thomas pekan lalu. 
Ilustrasi Gedung DPR Papua - Jubi/Arjuna Pademme 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Thomas Sondegau, mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua, agar tidak memaksakan program atau proyek pekerjaan yang mustahil dirampungkan hingga akhir tahun angggaran, terutama pembangunan infrastruktur.

Ia mengatakan, secara keseluruhan, hingga kini penyerapan anggaran OPD di lingkungan Pemprov Papua baru mencapai 42 persen. Ini masih jauh dari yang diharapkan, karena telah memasuki akhir tahun anggaran. Untuk itu, program atau pekerjaan yang tidak mungkin rampung hingga akhir tahun, sebaiknya tidak dilaksanakan.

"Jangan dipaksakan. Kalau nanti pekerjaan atau program itu tidak selesai, akan menjadi sorotan publik. Sebaiknya laksanakan program yang dapat diselesaikan dan memacu penyerapan anggaran," kata Thomas pekan lalu. 

Untuk mengetahui penyerapan anggaran setiap OPD yang merupakan mitra Komisi IV DPR Papua, kata Thomas, pihaknya akan mengundang OPD terkait di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, dan beberapa dinas lainnya.

"Rencananya kami akan undang mereka, dalam pekan ini. Kami akan mengingatkan OPD yang menjadi mitra kami supaya benar-benar berupaya memaksimalkan waktu yang tersisa, untuk meningkatkan penyerapan anggaran," ujarnya.

Tidak hanya mengundang OPD yang menjadi mitra pihaknya untuk rapat dengar pendapat, namun Komisi IV DPR Papua menurut Thomas, akan melakukan kunjungan ke lapangan guna melihat sejauh mana perkembangan pembangunan infrastruktur.

"Misalnya jembatan Hamadi-Holtekam dan jalan lingkar di Kota Jayapura. Begitu juga pekerjaan fisik di beberapa kabupaten lain, termasuk venue PON XX, kami akan pastikan," katanya. 

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda menyatakan, pihaknya mendesak OPD di lingkungan Pemprov Papua bekerja meningkatkan penyerapan anggaran dalam dua atau tiga bulan ke depan, supaya maksimal. 

"Kami lihat penyerapan anggaran sangat rendah, hanya berkisar 42 persen secara keseluruhan dinas, padahal tinggal dua bulan waktu yang efektif," kata Ketua DPR Papua, Yunus Wonda.

Lanjutnya, dari hasil pertemuan dengan beberapa OPD pekan lalu, kendala yang dihadapi terutama pekerjaan fisik ada pada proses lelang yang butuh waktu lama, karena banyak persyaratan yang harus dilengkapi.

"Kalaupun ada pemenang tender dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), namun ketika ada sanggahan, butuh waktu melakukan perbaikan, dan tahapan kembali dimulai dari awal. Tapi sistem dan mekanisme di LPSE tidak dapat diintervensi," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Daerah terpencil wilayah Sorong ini bakal terang

Selanjutnya

Pasar Youtefa jadi genangan lumpur, Kinerja Pemkot Jayapura dipertanyakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe