Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Pendaratan kapal LCT, Kepala Pelabuhan Usaha Mina: Itu kebijakan syahbandar
  • Senin, 25 September 2017 — 08:26
  • 1590x views

Pendaratan kapal LCT, Kepala Pelabuhan Usaha Mina: Itu kebijakan syahbandar

Kepala Pelabuhan Usaha Mina Sorong, David Kapisa, mengakui bahwa surat edaran Kementerian Perhubungan soal larangan penyandaraan kapal kargo LCT (landing craft tank) – kapal yang dilengkapi pint pendaratan - di pelabuhan umum sudah diterbitkan namun kondisi kebutuhan mobilisasi material pembangunan di wilayah Papua Barat cukup tinggi sehingga Syahbandar Sorong terpaksa memberikan edaran dan mengizinkan untuk kapal kargo LCT boleh bersandar di Pelabuhan Usaha Mina.
Ilustrasi kapal LCT (Landing Craft Tank) - IST
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sorong, Jubi - Kepala Pelabuhan Usaha Mina Sorong, David Kapisa, mengakui bahwa surat edaran Kementerian Perhubungan soal larangan penyandaraan kapal kargo LCT (landing craft tank) – kapal yang dilengkapi pint pendaratan - di pelabuhan umum sudah diterbitkan namun kondisi kebutuhan mobilisasi material pembangunan di wilayah Papua Barat cukup tinggi sehingga Syahbandar Sorong terpaksa memberikan edaran dan mengizinkan untuk kapal kargo LCT boleh bersandar di Pelabuhan Usaha Mina.

Hal itu di sampaikan David Saat dihububgi Jubi, Minggu (24/9/2017),dimana dirinya mengakui bahwa itu adalah kebutuhan pembangunan dan kebutuhan masyarakat wilayah terpencil sehingga kapal-kapal tersebut sengaja diizinkan bersandar di pelabuhan Usaha Mina dengan iuran yang dibayarkan kepada pihaknya selaku BUMN.

“Itu sesuai izin Syahbandar karena mengingat kebutuhan wilayah kepulauan "katanya.

David menambahkan kapal-kapal dibuat landasannya langsung ke darat untuk mengangkut material dari darat dan langsung dinaikan ke kapal LCT tersebut.

Sementara tu, salah satu pengusaha LCT, Mahmud Amir, mengakui dengan izin yang diberikan Syahbandar pelabuhan Usaha Mina sangat membantu mereka untuk mengangkut material dan barang dari Sorong ke wilayah tujuan sehingga pihaknya tidak lagi mencari pantai atau pesisir baru untuk pendaratan.

Amir sering mengangkut material seperti pasir dan batu ke daerah pulau dan Teluk Bintuni. Terkadang juga dengan disewa oleh rekanan perusahaan untuk mengangkut alat berat seperti bulldozer dan excavator back hoe serta truk.  (*)

loading...

Sebelumnya

Sorong Selatan juara umum Pesparawi XII Kaimana

Selanjutnya

Kelompok belajar Ayosami galang dana untuk pondok

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe