Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persiwa ditahan imbang Martapura FC tanpa gol
  • Senin, 25 September 2017 — 09:13
  • 1054x views

Persiwa ditahan imbang Martapura FC tanpa gol

"Kita langsung evaluasi kelemahan kita dan membenahi kekurangan jelang pertandingan berikut lawan Madura FC, tanggal 27 September," kata Djoko Susilo.
Djoko Susilo (kanan) bersama manajer Persiwa Wamena, John Banua - Jubi/dok
Simon Daisio
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Persiwa Wamena harus puas berbagi satu poin dengan Martapura FC saat kedua tim bermain imbang tanpa gol, pada lanjutan putaran Babak 6 Besar Grup D Liga 2 Indonesia.

Bertanding di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (23/9/2017) malam, pasukan Badai Pegunungan Tengah tidak mampu memaksimalkan poin penuh saat bertindak sebagai tuan rumah.

Sejak kick off babak pertama, Persiwa langsung menekan pertahanan Martapura FC, tapi sejumlah peluang yang diperoleh belum mampu dikonversi jadi gol.

Tim tamu asal Kalimantan ini, sesekali mengancam gawang Persiwa, tapi rapatnya tembok belakang Napi Bongkar sulit ditembus barisan penyerang Martapura.

Pelatih Persiwa Djoko Susilo mengatakan, anak asuhnya tampil sudah maksimal, hanya kurang tenang serta tidak variatif dalam merancang serangan.

"Anak-anak masih monoton dalam menyerang dan selalu terburu-buru dalam mencetak gol," akunya.

Djoko mensyukuri hasil ini serta langsung mengevaluasi laga perdana ini sebagai persiapan menuju pertandingan berikut.

"Kita langsung evaluasi kelemahan kita dan membenahi kekurangan jelang pertandingan berikut lawan Madura FC, tanggal 27 September," kata Djoko Susilo.

Ditambahkannya, timnya sendiri juga begitu banyak memiliki peluang, sayangnya tak mampu dimaksimalkan.

Absennya Jaelani Arey di lini depan karena sakit, membuat timnya menjadi tumpul.

"Tidak adanya Jaelani karena sakit, membuat tim bermasalah di lini depan," ujarnya.

Pelatih Martapura FC, Frans Sinatra Huwae mengaku kegagalan mendulang poin penuh disebabkan pemain mengawali pertandingan dengan gugup.

Hal ini yang membuat pemain mereka juga terlalu terburu-buru melakukan penyelesaian akhir. Frans Huwae bersyukur pasukannya dapat poin pertama di babak 16 Besar ini. Apalagi menghadapi Persiwa yang merupakan juara dari Grup 8.

“Kita tidak bisa memaksimalkan peluang dan terkesan terburu-buru. Ada sekitar lima pemain yang tidak bermain secara maksimal, karena sedikit nervous. Apalagi ini laga pertama babak 16 besar,” ujarnya.(*)

loading...

Sebelumnya

Pemain tua dominan, Persipura mulai tertidur

Selanjutnya

Persipura siap balas dendam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe