Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polisi Jayawijaya tangkap mafia penimbun BBM
  • Senin, 25 September 2017 — 09:38
  • 616x views

Polisi Jayawijaya tangkap mafia penimbun BBM

Anggota Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, menangkap seorang pria yang diduga merupakan anggota mafia penimbun bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu.
Dalam satu bulan terakhir harga BBM di Wamena Kabupaten Jayawijaya terus naik dan mulai sulit dicari di pasaran - Jubi
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi - Anggota Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, menangkap seorang pria yang diduga merupakan anggota mafia penimbun bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba, di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (24/9/2017), mengatakan penangkapan terhadap supir taksi itu dilakukan pada Jumat (22/9), ketika yang bersangkutan hendak membawa tiga drum BBM dari Jayawijaya ke Elelim di Kabupaten Yalimo.

"Saya sudah tangkap satu orang yang coba-coba membawa BBM sekitar 600 liter tanpa izin dan sekarang yang bersangkutan sedang diproses. Saya juga sudah perintahkan reserse untuk tahan mobil beserta barang bukti BBM," kata AKBP Yan Pieter Reba.

Dari pengakuan supir yang kini diamankan itu, kata Kapolres, BBM dibeli di Wamena dengan harga standar. Oleh karena itu kepolisian akan mendalami siapa penyedia BBM kepada supir bersangkutan.

"Belakangan ini BBM tiba-tiba hilang dari peredaran. Saya menduga ada persediaan-persediaan yang sengaja ditimbun kemudian dijual dengan harga industri ke luar Wamena dengan harga yang cukup tinggi. Ini jelas ada faktor kesengajaan," katanya.

Untuk mengungkap kelangkaan BBM, semen, dan kekurangan beberapa kebutuhan pokok masyarakat, Kepolisian Jayawijaya telah melakukan operasi-operasi dan pada Selasa (26/9). Kepolisian akan mengundang pejabat pemkab untuk membahas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Yan Pieter menduga kelangkaan kebutuhan masyarakat di sana disebabkan karena adanya spekulasi dari oknum-oknum tertentu dan kepolisian akan mengungkap pelaku yang terlibat dalam aktivitas itu.

"Saya menduga ada berbagai spekulasi adengan cara permainan yang cukup tinggi dan ini tindakan tidak bertanggung-jawab terhadap kebijakan yang diberikan kepada mereka-mereka selaku distributor semen maupun penyalur BBM dari APMS," katanya.

Kebijakan Kapolres soal operasi ke gudang-gudang dan pertemuan dengan pejabat Jayawijaya merupakan tindak lanjut kebijakan Presiden Joko Widodo tentang penerapan BBM satu harga di Jayawijaya. (*)

loading...

Sebelumnya

Delapan negara Pasifik dukung West Papua, KNPB gelar syukuran

Selanjutnya

Setelah MM dan JI, Sekda Kota Jayapura target Kejari berikutnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe