Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Bakal blusukan monitor dana desa, Walkot Jayapura : tak ada ampun bagi penyeleweng
  • Senin, 25 September 2017 — 16:51
  • 523x views

Bakal blusukan monitor dana desa, Walkot Jayapura : tak ada ampun bagi penyeleweng

Pernyataan Wali Kota itu disampaikan ketika ditanya wartawan terkait rencana blusukan memonitor dana desa pada Kamis mendatang.
ilustrasi, korupsi dana desa, dok /ist
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, menyatakan tak ada ampun bagi kepala kampung penyeleweng dana desa. Pernyataan Wali Kota itu disampaikan ketika ditanya wartawan terkait rencana blusukan memonitor dana desa pada Kamis mendatang.

“Kalau ada kepala kampung yang menggunakan dana itu secara tidak bertanggung jawab, maka tidak ada ampun bagi kepala kampung tesebut,” kata Tommy, kepada sejumlah awak media, usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD Kota Jayapura, Senin (25/9/2017).

Wali Kota yang akrab disapa BTM itu mengaku sudah melakukan pendampingan dan pengawasan terkait penggunaan dana desa kepada kepala kampung. “Baik dari Inspektorat dan pendamping kampung melakukan pengawasan langsung ke lapangan," kata Tommy Mano

Tommy memastikan akan blusukan ke kampung memonitor penggunaan dana desa. Tercatat ada di 14 kampung adat dan administrasi yang akan didatangin pada Kamis pekan ini.  Tommy juga minta kepada kepala kampung menyiapkan laporannya dengan baik dan lengkap, dari dana tahap pertama, tahap kedua yang telah dikucurkan.

“Termasuk apakah dana itu digunakan dengan baik dengan bukti nyata di lapangan,” kata Tommy menambahkan.

Ia mengaku sudah berulang kali menasehati terkait penggunaan dana desa,  karena uang tersebut diawasi langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, sebelumnya mengatakan agar aparat kampung aktif mengikuti  kegiatan sosialisasi yang digelar pemerintah Kota Jayapura. "Sosialisasi terkait pengelolaan dana kampung dan perencanaan pengelolaan barang dan jasa," kata Rustan.

Selain aktif mengikuti sosialisasi, ia mengingatkan agar aparatur kampung harus disiplin, sebab hasil dari sidak  bakal menilai kinerja  mereka. “Termasuk  (penilaian)  kurangnya disiplin bisa membuat aparat malas  kerja, malas susun program strategis untuk masyarakat," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Penghuni panti jompo Pos VII Sentani keluhkan tempat tinggal dan air bersih

Selanjutnya

Kota Jayapura belum maksimalkan destinasi wisata

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6394x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2537x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2506x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1430x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1221x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe