Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Legislator ingin semua wilayah peguteng didarati pesawat berbadan besar
  • Senin, 17 Oktober 2016 — 14:28
  • 1227x views

Legislator ingin semua wilayah peguteng didarati pesawat berbadan besar

"Kami berterimakasih Presiden Jokowi datang ke Papua. Salah satu agendanya meresmikan Bandara Nop Goliat di Yahukimo, Selasa (18/10/2016). Beliau begitu peduli kepada rakyat Papua, khususnya Yahukimo. Namun kedepan kami harap lebih banyak lagi kabupaten di wilayah pegunungan tengah yang didarati pesawat berbadan besar. Kalau bisa semua kabupaten," kata Yarius Balingga, Senin (17/10/2016).
Pesawat RI 01 ketika mendarat di Bandara Nop Goliat Yahukimo, Minggu (16/10/2016) - Akun Facebook Willy Res Jr
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua dari daerah pemilihan Pegunungan Bintang, Yalimo dan Yahukimo, Yarius Balingga berharap kedepan akan lebih banyak lagi bandara di wilayah pegunungan tengah (peguteng) Papua yang bisa didarati pesawat berbadan besar.

Anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastruktur dan perhubungan itu mengatakan, kini kurang lebih baru tiga bandara di wilayah peguteng yang bisa didarati pesawat berbadan besar yakni Bandara Wamena di Jayawijaya, Bandara Nop Goliat di Yahukimo dan Bandara Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Kami berterimakasih Presiden Jokowi datang ke Papua. Salah satu agendanya meresmikan Bandara Nop Goliat di Yahukimo, Selasa (18/10/2016). Beliau begitu peduli kepada rakyat Papua, khususnya Yahukimo. Namun kedepan kami harap lebih banyak lagi kabupaten di wilayah pegunungan tengah yang didarati pesawat berbadan besar. Kalau bisa semua kabupaten," kata Yarius Balingga, Senin (17/10/2016).

Menurutnya, sebagian besar kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua kini hanya bisa didarati pesawat berbadan kecil. Padahal transportasi udara merupakan akses penghubung utama di wilayah itu.
"Kami harap kedatangan beliau (Presiden Jokowi) ke Papua bisa mendorong kemajuan pembangunan. Terutama akses penghubung antar kabupaten misalnya jalan dan jembatan. Ini sangat dibutuhkan, baik antar wilayah di pegunungan misalnya Lapago ke Meepago maupun daerah pesisir," ucapnya.

Ia berharap kedatangan Jokowi setiap tahun ke Papua sejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu dilantik menjadi Presiden Indonesia bisa membawa perubahan di Papua, termasuk dibidang infrastruktur. 

"Saya harap ada perhatian untuk bandara-bandara lain di wilayah pegunungan tengah. Kalau bisa semua bandara di pegunungan bisa didarati pesawat badan besar. Itu harapan kami," katanya. 

Senin (17/10/2016), Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Papua. Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di provinsi paling timur Indonesia tersebut salah satunya Yahukimo. Di Kabupaten Yahukimo, agenda orang nomor satu di Indonesia itu adalah meresmikan Bandara Nop Goliat. Pesawat Kepresidenan RI 01 telah mendarat di Bandara Nop Goliat, Dekai, ibu kota Yahukimo, Minggu (16/10/2016). Pendaratan itu menandai pendaratan pesawat berbadan besar pertama di bandara itu.

"Bandara Nop Goliat menghabiskan anggaran sebesar Rp320,7 miliar. Pembangunanya dilakukan sejak 2004. Panjang runaway bandara 2.070 meter," kata Kepala Dinas Perhubungan Papua, Djuli Mambaya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kabupaten/kota diminta terapkan e-planning dan e-budgeting

Selanjutnya

Presiden resmikan enam infrastruktur kelistrikan Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe