Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Tiga saksi dugaan korupsi DAU Pegubin terancam jadi tersangka
  • Senin, 25 September 2017 — 18:24
  • 1179x views

Tiga saksi dugaan korupsi DAU Pegubin terancam jadi tersangka

“Hasil pemeriksaan awal, ada tiga orang yang nanti statusnya akan ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka, kemungkinan penetapannya akan berlangsung pekan ini. Kasus ini statusnya juga sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan,” katanya via telepon, Senin (25/9/2017).
Ilustrasi Korupsi - Tempo.co
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Tiga dari empat orang saksi dalam dugaan korupsi Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Papua, tahun anggaran 2016, terancam berstatus tersangka dalam kasus yang merugikan negara senilai Rp5 miliar itu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol Edi Swasono, mengatakan empat orang yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini adalah oknum pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkab Pegunungan Bintang, dan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan jalan dari DAU 2016 di lima kampung.

“Hasil pemeriksaan awal, ada tiga orang yang nanti statusnya akan ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka, kemungkinan penetapannya akan berlangsung pekan ini. Kasus ini statusnya juga sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan,” katanya via telepon, Senin (25/9/2017).

Menurutnya, pengerjaan jalan di lima kampung yang berujung kerugian negara yakni jalan di Kampung Aldom Silifmata Distrik Oksibil, Kampung Parim Yakmor, Distrik Seram Bagor, Kampung Iriding Okbunding, Disrtik Okibab, Kampung Okbon Minumbik dan Kampung Pepera Bungor, Distrik Pepera.

"Modusnya, paket pengerjaan jalan itu dipecah menjadi lima paket. Setiap paket senilai Rp1 miliar. Padahal proyek ini seharusnya dikerjakan satu paket. Selain itu tidak ada proses lelang proyek, dan proyek pengerjaan fiktif," ujarnya.

Akhir pekan lalu, Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan tengah menyelidiki dugaan korupsi pembangunan jalan di lima kampung di Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Saat ini Sub Tipikor, Direktorat Reskrim Khusus masih melakukan penyelidikan. Masih didalami, semoga kasus ini segera naik statusnya menjadi penyidikan," kata Kapolda Boy ketika itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Kembali terjadi penembakan, sistem pengamanan Freeport dipertanyakan

Selanjutnya

Hesegem: Wiranto keliru selesaikan kasus HAM dengan adat bakar batu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe