Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemkab Merauke dapat tambahan kuota pupuk bersubsidi 2.300 ton
  • Selasa, 26 September 2017 — 08:20
  • 819x views

Pemkab Merauke dapat tambahan kuota pupuk bersubsidi 2.300 ton

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Edy Santoso, mengatakan pihaknya baru mendapat surat dari pemerintah provinsi terkait tambahan kuota pupuk bersubsidi sebanyak 2.300 ton.
Lahan pertanian masyarakat yang dibuka di kampung-kampung – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Edy Santoso, mengatakan pihaknya baru mendapat surat dari pemerintah provinsi terkait tambahan kuota pupuk bersubsidi sebanyak 2.300 ton.

“Beberapa bulan lalu kita mendapatkan 100 ton dan menyusul lagi 1.000 ton. Terakhir akan masuk lagi sebanyak 2.300 ton untuk tiga jenis pupuk yang nantinya dimanfaatkan oleh petani di kampung,” ungkap Santoso, kepada sejumlah wartawan, Senin (25/9/2017).

Dikatakan, kuota pupuk  bersubsidi yang dibutuhkan tahun 2017 adalah 34 ribu ton. Namun, setengah juga belum direalisasikan. Baru mencapai belasan ribu ton. Setelah musim tanam pertama distributor menyalurkan sekitar 7 ribu ton ke petani melalui agen. Sedangkan lahan pertanian yang dibuka tahun ini, baik rendengan maupun gaduh, mencapai 50 ribu hektar. Dengan demikian, katanya, kuota pupuk yang ada tak mencukupi kebutuhan petani.

“Kita berharap sekiranya pada tahun 2018 mendatang kuota pupuk yang diminta, dapat direalisasikan. Sehingga para petani di kampung-kampung tidak mengalami kesulitan membeli saat datang musim tanam,” pintanya.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Jorgen Betaubun, menegaskan dari sidak yang dilakukannya, ditemukan ada penimbunan pupuk di distributor.

“Kami telah memberikan warning keras kepada pihak distributor agar tak menimbun pupuk bersubsidi. Pupuk harus segera disalurkan kepada agen di tingkat distrik agar dapat dibeli petani untuk kebutuhan mereka saat musim tanam datang,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Setelah dua tahun dicanangkan, pembangunan Tugu Kapsul Waktu akhirnya direalisasikan

Selanjutnya

Dinkes tak bisa tempatkan tenaga medis jika poliklinik dibangun di lapas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6015x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5675x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3688x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe