Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Dinas Pertanian fokus kembangkan jagung di Jagebob
  • Selasa, 26 September 2017 — 08:43
  • 896x views

Dinas Pertanian fokus kembangkan jagung di Jagebob

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke memfokuskan pembukaan lahan pertanian seluas 1.000 hektar di Distrik Jagebob untuk pengembangan tanaman jagung. Karena struktur tanah di beberapa kampung di distrik tersebut sangat mendukung.
Masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke memfokuskan pembukaan lahan pertanian seluas 1.000 hektar di Distrik Jagebob untuk pengembangan tanaman jagung. Karena struktur tanah di beberapa kampung di distrik tersebut sangat mendukung.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Eddy Santoso, kepada Jubi Senin (25/9/2017).

“Saya baru mendapatkan informasi juga kalau benih untuk jagung telah ada. Tinggal saja pembukaan lahan sekaligus penanaman,” katanya.

Untuk pembukaan lahan sekaligus penanaman, lanjut dia, melibatkan masyarakat. Karena mereka adalah pemilik tanah dan tentunya koordinasi serta kerjasama akan terus dilakukan.

Ditanya lahan 10 ribu hektar yang dijanjikan dibuka sekaligus ditanami jagung, Eddy mengaku, pihaknya baru melakukan pembahasan bersama pejabat dari Dinas Pertanian Provinsi Papua.

“Memang itu akan direalisasikan. Hanya kita mencoba dengan 1.000 hektar di beberapa kampung di Distrik Jagebob terlebih dahulu,” ujarnya.

Dikatakan, lahan di Jagebob sangat cocok untuk pengembangan tanaman jagung. Olehnya, masyarakat terus diberikan dorongan menanam dan hasilnya akan dibeli pemerintah.

Tupono, warga Jagebob, saat ditemui Jubi beberapa waktu lalu mengatakan selama ini masyarakat cenderung mengembangkan tanaman seperti jagung, umbi-umbian, pisang, kacang-kacangan, maupun jeruk.

Khusus padi, menurut Tupono, sudah pernah dibuka oleh petani. Hanya saja hasilnya kurang maksimal sehingga tidak ditanam lagi dalam beberapa tahun terakhir. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Dinkes tak bisa tempatkan tenaga medis jika poliklinik dibangun di lapas

Selanjutnya

DPRD Merauke ingatkan pejabat harus bekerja maksimal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6110x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5712x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3798x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe