Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Pemkab Mimika cari solusi atasi defisit anggaran
  • Selasa, 26 September 2017 — 10:16
  • 1321x views

Pemkab Mimika cari solusi atasi defisit anggaran

Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua terus mencari solusi untuk mengatasi potensi defisit anggaran sebagai dampak dari menurunnya penerimaan dari sumber royalti PT Freeport Indonesia.
Tambang Freepor di Kabupaten Mimika. APBD Pemkab Mimika berpotensi mengalami defisit sebagai dampak menurunnya penerimaan dari sumber royalti PT Freeport Indonesia - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Timika, Jubi - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua terus mencari solusi untuk mengatasi potensi defisit anggaran sebagai dampak dari menurunnya penerimaan dari sumber royalti PT Freeport Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Ausilius You, di Timika, Selasa (26/9/2017), mengatakan jajarannya masih optimistis penerimaan daerah dari berbagai sumber bisa terealisasi hingga akhir tahun sehingga dapat membiayai berbagai program dan kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD 2017.

"Kita harus optimistis. Bagaimanapun caranya supaya semua bisa dikendalikan, termasuk penerimaan dari sumber royalti PT Freeport Indonesia masih terus kami upayakan agar mendekati target," kata Ausilius.

Salah satu sumber penerimaan daerah yang dibidik Pemkab Mimika untuk menutup potensi defisit anggaran yaitu dengan memperjuangkan penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) PT Freeport.

Beberapa waktu lalu Pemprov Papua memenangkan gugatan yang diajukan PT Freeport ke Pengadilan Pajak Jakarta terkait sengketa Pajak Air Permukaan (PAP) dari tahun 2011 hingga 2015.

Dalam keputusannya beberapa waktu lalu, Pengadilan Pajak Jakarta memerintahkan PT Freeport untuk membayar PAP kepada Pemprov Papua sebesar Rp 5 triliun.

Sebagai daerah penghasil, Pemkab Mimika menerima bagi hasil PAP tersebut sebesar 80 persen.

"Itu juga menjadi salah satu hal yang kami perjuangkan," kata Ausilius.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Mimika, Dwi Cholifa, mengatakan hingga awal September 2017 penerimaan royalti dari PT Freeport ke Pemkab Mimika baru mencapai Rp 462 miliar atau masih jauh dari target yang dicanangkan yaitu sebesar Rp 1,1 triliun.

Dengan kondisi itu, Dwi cukup pesimis target penerimaan daerah Mimika dari sumber royalti PT Freeport tahun ini bakal tercapai.

"Royalti yang kami terima dibawah target yang ditetapkan sebelumnya. Kami sudah mengecek ke Kementerian ESDM, memang angkanya turun," jelas Dwi.

Dalam pertemuan dengan jajaran Komisi B DPRD Mimika beberapa hari lalu, Dwi menegaskan langkah yang akan ditempuh Pemkab Mimika guna menutup defisit penerimaan daerah sekitar Rp 600 miliar dari sumber royalti Freeport yaitu dengan menekan belanja daerah.

"Kami harus mengurangi belanja daerah. Kalau tidak, pasti terjadi defisit. Masih ada beberapa bulan ke depan, kami akan melihat perkembangan dan kemungkinan yang akan terjadi selanjutnya seperti apa," jelas Dwi. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemkab Biak sediakan ruang menyusui di pasar Darfuar

Selanjutnya

Kantor Bupati Biak percontohan gedung bebas asap rokok

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe