Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. PCC masuk Papua melalui jalur orang per orang
  • Selasa, 26 September 2017 — 14:15
  • 657x views

PCC masuk Papua melalui jalur orang per orang

Masuknya tablet Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) beberapa waktu lalu ke Kota Jayapura melalui Kabupaten Jayapura, dan pelakunya telah diamankan oleh pihak berwajib. Menurut Badan Pengawasan Pengendali Obat dan Makanan (BPPOM) Jayapura, hal tersebut diluar kendali mereka. Artinya, masuknya PCC ke Papua melalui jalur ilegal atau jalur orang per orang.
Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen pada BPPOM Jayapura, Imelda Gunawan, dan Kepala Satuan Narkoba Polres Jayapura, AKP Parnala Harianja, saat di wawancarai media di Sentani - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Masuknya tablet Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) beberapa waktu lalu ke Kota Jayapura melalui Kabupaten Jayapura, dan pelakunya telah diamankan oleh pihak berwajib. Menurut Badan Pengawasan Pengendali Obat dan Makanan (BPPOM) Jayapura, hal tersebut diluar kendali mereka. Artinya, masuknya PCC ke Papua melalui jalur ilegal atau jalur orang per orang.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen pada BPPOM Jayapura, Imelda Gunawan, saat diwawancarai di Sentani, disela-sela kegiatan BNN, Selasa (26/9/2017).

"Obat yang diperjualbelikan secara legal itu melalui apotek, rumah sakit, dan puskesmas. Sementara yang kemarin beredar seperti PCC ini masuknya melalui jalur ilegal atau perorangan yang sebenarnya sama sekali tidak punya kewenangan menjual dan mengedarkan obat tersebut," jelas Imelda.

Kendati demikian, kata Imelda, pihaknya tidak serta merta menutup mata terkait peredaran obat-obat berbahaya yang sudah lebih dulu beredar Jayapura. Menurutnya, pengawasan dan identifikasi terhadap barang, obat, dan makanan tetap menjadi perhatian serius pihaknya.

"Minggu pertama setelah PPC tiba di Jayapura kami langsung turun lapangan guna melakukan investigasi dan identifikasi terhadap jenis obat-obat yang diperdagangkan di jalur legal seperti apotek, rumah sakit, serta kios dan toko. Dipastikan semua dalam kondisi aman dan terkendali. Sebab untuk jenis obat seperti Somadril dan Carisoprodol yang menjadi bagian dalam PCC ini sudah ditarik dari peredarannya sejak tahun 2013 lalu," ujarnya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Jayapura, AKP Parnala Harianja, mengatakan pil PCC sudah beredar di Kabupaten dan Kota Jayapura. Hal ini dibuktikan dengan peredaran yang dilakukan oleh pelakunya sejak  Agustus lalu, sebanyak dua kali memasukan pil tersebut ke daerah ini.

"Dua kali memasukan pil tersebut dia lolos. Tetapi yang ketiga langsung diciduk dengan barang bukti ribuan pil PCC. Untuk itu, kerja kita saat ini adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pil yang telah beredar di tengah masyarakat. Tetapi juga dari sisi penindakan hukum terhadap pelaku yang telah membawa masuk obat tersebut tetap ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BNN gelar sosialisasi anti penyalahgunaan narkoba

Selanjutnya

KPU Papua akan tindak-lanjuti surat Bawaslu RI setelah PHP MK 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe