Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Ketua NU Papua: pemerintah harus tepati janji soal areal pemakaman muslim
  • Selasa, 26 September 2017 — 19:00
  • 334x views

Ketua NU Papua: pemerintah harus tepati janji soal areal pemakaman muslim

"Kami lihat di Pekuburan Hamadi Pantai itu, ongkosnya sudah sampai jutaan. Belum lagi parkir motor juga dibayar, ini semua pungli menurut kami. Kan, kasihan orang mati dibuat susah lagi," katanya, Selasa (26/9/2017).
Lokasi pemukiman warga Buper Waena berdampingan dengan mata air sebagai tempat MCK - Jubi/Aguz
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Kota Jayapura diharapkan bisa menepati janjinya terkait sarana pemakaman bagi umat muslim di Kota Jayapura.

Hal itu disampaikan Ketua NU Papua, Tonni Wangai, mengingat adanya pemalangan areal pemakaman di Batas Kota dan mahalnya harga jual tanah di Pekuburan Hamadi Pantai dan Tanah Hitam.

"Kami lihat di Pekuburan Hamadi Pantai itu, ongkosnya sudah sampai jutaan. Belum lagi parkir motor juga dibayar, ini semua pungli menurut kami. Kan, kasihan orang mati dibuat susah lagi," katanya, Selasa (26/9/2017).

Terkait areal pemakaman di Batas Kota yang dipalang, ia menyarankan agar pemerintah kota dalam hal ini wali kota, sebagai anak Port Numbay, sudah seharusnya menyelesaikan persoalan pemalangan dengan turun langsung kepada masyarakat, agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tanah tersebut telah lunas dibayar. Wali kota harus turun menyelesaikan itu," katanya.

Wangai meminta pemerintah kota juga serius dengan proyek pembangunan Pekuburan Buper Waena yang rencananya diselesaikan tahun ini.

"Kami harap kuburan muslim di Buper dirampungkan secepatnya," pintanya.

Sementara itu, terkait pembangunan areal pekuburan umum di atas bukit tepat di belakang kampus STAIN Al-Fatah Buper, salah satu warga sekitar, Roki, mengaku lokasi tersebut dikhawatirkan mencemari air yang digunakan untuk mandi cuci kakus (MCK) warga yang tinggal di bawahnya.

"Kami sudah sampaikan kepada pemerintah daerah, tapi mereka tetap membangun di atas," keluhnya.

Roki menyarankan seharusnya pemerintah mencari lokasi yang tepat, sebab ada pemukiman warga di bawah bukit.

"Kalau tetap mau bangun areal pekuburan di atas bukit, harus cari tempat pengganti untuk kami pindah," katanya. (*)

Sebelumnya

Ribuan usaha industri kecil di Kota Jayapura dibina

Selanjutnya

PLTD resmi beroperasi, Bonggo terang benderang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe