Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. BPBD dan Basarnas Nabire dilatih psikologi pascabencana
  • Selasa, 26 September 2017 — 20:16
  • 1286x views

BPBD dan Basarnas Nabire dilatih psikologi pascabencana

"Pascabencana biasanya para korban sangat terpukul dan trauma. Di situlah peran petugas untuk mendampingi mereka melewati masa traumatis," katanya.
Peserta pelatihan petugas psikologi pascabencana di Nabire - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi - Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim mewakili Bupati Nabire Isaias Douw, membuka pelatihan psikologi pascabencana bagi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas Pos SAR Kabupaten Nabire, di kantor BPBD Kabupaten Nabire, Selasa (26/9/17).

Dalam sambutan, Amirullah mengatakan akibat yang ditimbulkan bencana alam, dapat meninggalkan beban psikologi yang mendalam bagi korban. Sehingga dibutuhkan petugas yang siap mendampingi.

"Pascabencana biasanya para korban sangat terpukul dan trauma. Di situlah peran petugas untuk mendampingi mereka melewati masa traumatis," katanya.

Menurut Amirullah petugas BPBD juga bekerja bukan hanya pada fase terjadi bencana, akan tetapi pada prabencana, saat bencana, dan pascabencana.

"Jadi tidak menunggu ada bencana baru bisa kerja. Penanggulangan risiko bencana juga perlu," sampainya.

Sementara Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Papua, Martinus Rumbino, mengatakan tujuan pelatihan guna memberi pemahaman tentang siklus bencana, juga karakteristik daerah bencana.

"Karakteristik daerah perlu dipelajari, agar bisa memahami kira-kira bencana apa yang sering terjadi di sana. Sehingga ke depan masing-masing kabupaten dan kota mempunyai analisis, agar bisa siaga sebelum bencana terjadi," sampainya.

Pelatihan psikologi pascabencana ini, merupakan program BPBD Provinsi Papua bekerja sama dengan BPBD Nabire. (*)

loading...

Sebelumnya

21 SKM ikut Diklat Jabatan Fungsional di Nabire

Selanjutnya

Nabire akan miliki SMA unggulan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6150x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5737x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3864x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe