MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 277.748 +5.474
  • IDX30 Index 452.32 +8.514
  • Composite Index 5113.345 +77.696
  • PEFINDO25 Listed 472.868 +6.987
  • SMI Infrastructur 361.887 +6.027
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4644.312 +96.477
  • Nikkei 225 17210.051 +390.32
  • FTSE BUR MAL KLCI 1699.95 +18.05
  • Integrated Silico 16.36 +0.18
  • S&P 500 2012.89 +40.15
  • NASDAQ-100 4165.099 +75.497
10:30 pm November 25, 2014 |

Merauke, Jubi – Djulhadi (55) tahun, salah satu dari belasan penjual  air yang mencari nafkah dengan mengambil air di sumur, mengisi dalam jerigen, mengatur ke dalam gerobak, sekaligus menghantar kepada para pelanggan yang telah memesan. Sengatan panas matahari tidak dihiraukan. Bajunya yang terlihat kusut dan basah akibat keringat. Ia mengambil air dari salah satu sumur

9:05 pm November 20, 2014 |

Jayapura, Jubi- Masa keemasan tinju Papua muncul di  era 1970 an hingga 1980 an, saat itu banyak petinju muda Papua bangkit. Benny Maniani, Carol Renwarin, Valen Hurulean, Marten Sada, Loedwijk Akwan. Selanjutnya petinju-petinju muda Charles Yeristouw , Tepi Wanggai ayah kandung Manu Wanggai, Sepi Karubaba, Willem Krar dan Agus Souisa. Salah satu legenda tinju Papua

9:30 pm November 17, 2014 |

Jayapura, Jubi-  Salah satu mahasiswa asal Papua yang pernah membuat orang di kampus Institut Teknologi Bandung(ITB)  kagum adalah mendiang Hans Jacobus Wospakrik, PhD. Beliau menyelesaikan program S1 jurusan Fisika Murni di Institut Teknologi Bandung pada 1976. Waktu itu Hans Jacobus Wospakrik lulus dengan predikat cum laude. Hanya satu nilai B, sisanya nilai A. Riset pertama

10:43 pm November 14, 2014 |

Timika, Jubi – Untuk memenuhi kebutuhan hidup, banyak usaha bisa dilakukan. Salah satunya adalah menjual barang antik se­perti piring gantung, yang oleh sebagian masyarakat Papua dikenal sebagai mas kawin. Mama Dolly Fonataba, penjual piring gantung di Pasar Sentral Timika, mengatakan usaha menjual piring yang dilakukannya adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Awalnya ia berjualan piring

9:07 pm November 10, 2014 |

Jayapura, Jubi – Pria kelahiran Nduga, Papua 32 tahun silam itu awalnya tak pernah memimpikan untuk duduk di parlemen Papua. Namun melihat situasi yang terjadi di masyarakat, ia mulai berpikir bagaimana agar bisa menyuarakan aspirasi mereka. Emus M Gwijangge, nama pria itu. Lahir pada 13 September 1982, ia pun harus melewati masa kecilnya seperti anak

11:44 pm October 26, 2014 |

Jayapura, Jubi – Jurnalis asing asal Perancis, Thomas Charles Dandois (40) setelah bebas dan kembali ke negaranya di Paris, Perancis, berencana membawa keluarga berwisata ke Indonesia. Berikut penuturan beliau menggunakan bahasa Perancis dan di terjemahkan oleh penterjemah Kedutaan Perancis untuk Indonesia, Domique kepada media ini, Jumat (24/10). Thomas Charles Dandois (40) menuturkan ia memiliki seorang

10:06 pm October 19, 2014 | 3 Comments

Jayapura, Jubi – Anak muda itu sebelumnya  tak pernah menyangka bakal duduk sebagai wakil rakyat di Parlemen Papua yang terhormat untuk  periode 2014-2019.  Pria asal Kabupaten Nduga, Papua itu,  awalnya  mengaku sama sekali tak tertarik untuk jadi politisi, namun garis hidupnya berkata lain. Nikius Bugiangge (25), demikian nama lengkapnya semula bercita-cita ingin jadi pilot. Impian

9:45 pm October 10, 2014 |

Jayapura, Jubi – Bermodalkan mesin jahit yang telah dimodifikasi, penjahit ini dapat untung sebesar Rp6 juta tiap bulannya. Ujang Didin namanya, ia sehari-hari menjual jasa sebagai tukang jahit keliling di wilayah Kota Jayapura hingga ke Kabupaten Jayapura. Perantau asal Sunda, Jawa Barat ini menuturkan dirinya datang ke Kota Jayapura sejak  enam bulan lalu. Ia mengais

3:41 pm September 28, 2014 | 4 Comments

Gorontalo, Jubi- Mata laki-laki masih semburat merah pagi itu, seperti habis menghajar kantuk. Langit Gorontalo sedang mendung, tapi wajahnya berusaha terlihat cerah dengan senyuman khas ala orang timur itu.  Memang, tadi malam hingga menjelang dini hari dia begadang, piket menjaga keamanan di Universitas Negeri Gorontalo. Dia menengok jam digital di telepon selulernya. “Setengah sembilan nanti

9:46 pm September 12, 2014 |

Jayapura, 12/9 (Jubi) — Seni melukis badan dengan simbol-simbol di tubuh atau kita kenal dengan tatoo bisa membuat seseorang kecanduan. Dari sekedar iseng disatu bagian tubuh, rasa sakit ditusuk jarum pun tak mampu menahan keinginan untuk tatoo dibagian lain tubuhnya. Adalah Roy Ratumakin, pemilik 11 tatoo untuk sementara. Mulanya, pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur

Page 1 of 41234
Ajax spinner

Pemerintah Kabupaten Sarmi

Opini

Back To Top