Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Foto
  3. Bakar batu, tradisi Papua yang komunal
  • 2018-02-26 00:00:00, —
  • 1x views

Bakar batu, tradisi Papua yang komunal

Bakar batu salah satu tradisi masyarakat di Papua yang dikenal dengan kebersamaan dan nilai komunal. Ritual memasak warga satu kampung itu sebagai bentuk syukur dalam kemasan silaturahim. Tradisi itu sering digelar saat menyambut kebahagiaan seperti kelahiran, perkawinan adat, penobatan kepala suku dan konsolidasi prajurit menjelang perang. Tradisi Bakar Batu umumnya dilakukan oleh suku pedalaman pegunungan, seperti di Lembah Baliem, Paniai, Nabire, Pegunungan Tengah, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Dekai, Yahukimo dan sekitarnya. Bakar batu tak hanya simbol kehangatan yang dihasilkan nyala api dan bara batu yang ditata sedemikan rupa, namun kebersamaan menikmati sajian makanan yang terpanggang di atas bara batu. Tradisi itu banyak dikenal dengan beragam sebutan sesuai tempat dan suku yang ada di Papua. Gapiia warga Paniai menyebut, Kit Oba Isogoa jika warga Wamena yang menggelar, atau Barapen warga Jayawijaya menyebut. Jubi sengaja menampilkan ritual bakar batu di salah satu Kabupaten Tolikara, pada medio 2016, saat warga menyambut calon pemimpin mereka. (Naskah dan foto: Roy Ratumakin).
Galeri Foto Pekan Ini
Komentar :
Share :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe