

Jayapura, (15/5) --- Setiap tahun Amnesty International (AI) Aotearoa, yang berbasis di New Zealand
Jayapura (14/05) --- Euforia pemilihan gubernur mulai bangkit di Papua. Hal ini ditandai dengan pend
Jayapura (26/04)---Inilah kronologis persidangan dari terkdakwa makar Forkorus Yaboisembut, Edison G
JUBI---Orang asli Papua bebas merdeka menjadi otopi bersama pemerintah Indonesia. Otopi bebas menjad
JUBI---Tiga hari yang lalu (20/03), oknum dari massa aksi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang se
Jubi --- Pasca terjadinya penembakan dan penyisiran oleh oknum aparat Kepolisian dan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) beberapa hari lalu di Dogiyai, kini keluarga dan warga Dogiyai kembali dikejutkan dengan ditemukannya dua mayat yang telah diketahui identitasnya.
Kedua mayat yang ditemukan tersebut adalah Kris Pigome asal Kampung Pouwouda dan Markus Goo, anak Kepala Kampung Tuwaida, Distrik Kamu Selatan, Kabupaten Dogiyai. Mereka berdua ditemukan tewas mengenaskan, tadi malam (15/4) di lokasi Jalan Trans Nabire - Ilaga, kilometer 38 Kabupaten Nabire.
Kejadian ini sudah diketahui oleh pihak keluarga. “Kejadiannya tadi malam. Mereka berdua kami sudah nasihati agar jangan keluar rumah atau jangan melakukan perjalanan ke Dogiyai. Tapi mereka dua kepala batu. Mereka dua rupanya melakukan perjalanan pulang kampung. Tapi dibunuh di tengah perjalan menuju Dogiyai,” jelas Vincen Goo, salah satu anggota keluarga yang dihubungi JUBI, sabtu (16/4).
Hingga kini penyebab kematian keduanya masih misterius. “Kami tadi dari rumah sakit Siriwini (nabire). Kami tidak tahu, kenapa dan siapa yang bunuh? Tapi yang jelas mereka berdua dibunuh,” ungkap Vincen. Hingga berita ini ditulis kedua mayat tersebut kabarkan akan di bawah ke rumah duka keluarganya di Kota Nabire. (Welly)