Content View Hits : 1830105
Friday, 12 March 2010
| Perseman Butuh Dana Rp 15-20 Miliar Untuk Tampil di ISL |
|
|
|
| Saturday, 04 April 2009 07:44 | |||
![]() Apabila berhasil tampil di ISL musim depan, maka Perseman akan butuh 15-20 M JUBI---Salah-satu skuad legendaris dari Papua Perseman Manokwari membutuhkan dana Rp 15-20 Miliar apabila ingin berlaga di Indonesia Super Liga (ISL) Tahun 2009.
“Untuk mewujudkan obsesi lolos ke ISL 2009 senagaimana target yang dibebankan manajemen Perseman, maka dibutuhkan dana segar seniali Rp 15-20 Miliar,” tutur Sekretaris Umum Perseman Manokwari Yan Christian Warinusi,SH usai menyaksikan latihan Perseman di Stadion Senggeng, Sabtu (10/1) petang. Sebagaimana diwartakan JUBI, skuad Perseman Manokwari kini tengah mempersiapkan diri guna tampil maksimal di Kompetisi Liga Esia leg kedua 2009 Wilayah III Timur. Menurut Warinusa, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari sebagai pemilik klub Perseman Manokwari selama ini telayh menganggarkan dana hibah. Namun demikian, untuk berlaga di ISL 2009 pihaknya membutuhkan dana segar senilai Rp 15-20 Miliar untuk membeli pemain, menambah bagian yang kurang maksimal saat tampil di Kopetisi Liga Esia 2008 putaran pertama, biaya transportasi dan konsumsi. Dinyatakan Warinusi, untuk menunjang target lolos ke ISL 2009, maka pihaknya mengharapkan dukungan dana dari pemerintah provinsi Papua Barat. Pihaknya juga mendapatkan bantuan dana dari bank Papua senilai Rp 1 Miliar. “Besar kecilnya bantuan dana yang diberikan Bank Papua sesuai prestasi yang dicapai Perseman. Kalau Perseman berhasil lolos ke ISL, maka bantuan dana akan makin besar,” kata Warinusi. Warinusa menambahkan, untuk menyongsong penampilan Persema di ISL 2009, maka pihak manajemen Persema juga mesti melengkapi sarana dan prasarana yang dipersyaratkan Badan Liga Indonesia (BLI) yang dipenuhi apabila klub tampil di level ISL, antara lain, fasilitas stadion, lampu penerangan bila laga dilaksanakan malam hari, sistem pengairan stadion, ruang ganti pemain, ruang wartawan, ketertiban penonton menyangkut fasilitas tempat duduk penonton dan lain-lain. (Makawaru da Cunha)
|
Latest News
- DWP Lapas Gandeng RSUD Abepura Gelar Pengobatan Napi Gratis
- Asmamta Sesali Sikap Partai Golkar Papua
- Mubes III Himapura, Sebagai Bagian Konsolidasi Organisasi
- Diskriminasi Berbagai Bidang Masih Terjadi di Papua
- Kasus Ijasah Palsu Masih Ditangani Kepolisian
- 10 Pejabat sudah dipriksa KPK, Yusak Masih ‘Bandel’
- Polres Merauke Masih Tunggu Hasil Labfor
- Polres Merauke Dukung Kinerja KPK dan BPK
- Dialog KIP Berkelanjutan Ciptakan Ruang Partisipatif
- BKD Asmat masih ‘Bungkam’
Pooling
Komentar Pembaca
- Loading...
Surat Pembaca
- Listrik di Jayapua T’ra Beres [Thursday 11 March 2010, 06:06]
- Perlukah Pemekaran Kodam (di) Papua? [Thursday 11 March 2010, 06:06]
- Surat Terbuka untuk “Kaka Bas”: Kereta Api untuk Siapa? [Friday 12 February 2010, 13:01]
- Menanti Gebrakan Putra Asli Numbay [Wednesday 03 February 2010, 15:03]
- Mungkinkah Persipura Lolos 16 Liga Champion Asia? [Wednesday 03 February 2010, 15:03]
- Wali Kota Jayapura Harus Tegas [Wednesday 03 February 2010, 15:03]
Terbitan Papua Room
| Mawar Hitam Tanpa AkarSaturday, 29 August 2009 | Administrator + Full Story |
| Other Articles |



















saya sangat berterima kasi kepada Bapak Harun yang mana telah ...
Jayapura milik semua...siapapun dia..yg tali pusat putus di ja...
ayo persipura semangat trus jangan menyerah key.....n jangan ...
Kata motivasi semakin sering digunakan akhir-akhir ini. Ba...
sehubungan dengan berita mengenai dilema yang dihadapi oleh Ru...
haiii kk salam kenal yach lebih awal......k jujur aja sy penas...
saya sangat penasaran ketika mendengar novel ini dan merasa ba...
Saya setuju kalau bisa 11 kursi harus lebih banyak diisini kal...
Apa yang dikatakan saudara ones Yobe itu benar. Pelayanan publ...
bupati dorang kumpul supaya. jelas sekali, itu karena dong pun...
wau-wau dorang, maju terus e,,, jangan perna mundur. tuntut te...
om joe..pertamanya tahun 1998 di berita di selebaran yang saya...