Tahiti, Katolik dan Perancis

Laki-laki Tahiti - IST

Laki-laki Tahiti – IST

Jayapura, Jubi – Pada tahun 1834, Misionaris Katolik dari Perancis tiba di Tahiti. Namun saat itu, mereka diusir oleh penduduk asli pada tahun 1836. Pengusiran ini menyebabkan Perancis mengirimkan kapal perang pada tahun 1838.

Pada tahun 1842, Tahiti dan Tahuata dinyatakan sebagai wilayah yang dilindungi oleh Perancis untuk memungkinkan misionaris katolik Perancis yang bekerja tidak terganggu.

Ibukota Tahiti yang dikenal sebagai French Polynesia, didirikan pada tahun 1843. Pada tahun 1880, Perancis menganeksasi Tahiti dan mengubah status wilayah yang dilindungi menjadi koloni.

Pages: 1 2 3 4 5 6