<
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Penderita gizi buruk dan campak di Atsi dievakuasi
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 15:58
  • 1302x views

Penderita gizi buruk dan campak di Atsi dievakuasi

Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar memegang seorang balita yang digendong mamanya - Jubi/Ist
◕‿◕Evakuasi belasan pasien gizi buruk dan campak itu menggunakan kapal milik Satuan Polisi Perairan Polres Mimika.◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Timika, Jubi - Tim Satuan Tugas Terpadu Kemanusiaan untuk Kabupaten Asmat, Papua, mengevakuasi 14 penderita gizi buruk dan campak dari Distrik Atsi ke Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, mereka  dirawat di RSUD setempat.  Evakuasi belasan pasien gizi buruk dan campak itu menggunakan kapal milik Satuan Polisi Perairan Polres Mimika.

"Anggota kami mengevakuasi 14 orang terdiri atas 11 anak-anak penderita gizi buruk, satu orang mengalami patah kaki dan tangan serta dua bayi lantaran keluarga mereka terkena penyakit campak,” kata Kabib Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, Jum’at (19/1/2018).

Kamal menyebutkan awalnya kapal milik Satuan Polisi Perairan Polres Mimika berangkat menuju Distrik Atsi mengantar peralatan medis dan bahan makanan yang disalurkan oleh Bhayangkari Polda Papua, bersama Bank Papua dan BRI serta instansi lain.

"Peralatan medis dan bahan makanan diserahkan kepada tim medis Bidokkes Polda Papua dan Tim Satgas lainnya yang sudah berada di Distrik Atsi,” kata Kamal menjelaskan.

Tercatat sejumlah makanan yang dibawa meliputi biskuit, susu untuk anak balita, air kemasan, beras, minyak goreng dan bahan makanan lainnya.

Saat kembali ke Agats, kapal tersebut membawa belasan penderita gizi buruk dan campak bersama orang tua mereka guna melanjutkan pengobatan di RSUD Asmat di Kota Agats. Anak-anak yang menderita itu akan diberikan makanan tambahan agar kondisinya  segera pulih.

Kedatangan belasan penderita gizi buruk dan campak dari Distrik Atsi tersebut disambut oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Papua Kombes, Dr Ramon Amiman, bersama tim bertempat di Dermaga Agats.

Wabah campak dan gizi buruk menyerang hampir seluruh distrik dan kampung di Kabupaten Asmat sejak periode Juli-September 2017.

Hingga kini dilaporkan sekitar 61 anak-anak meninggal dunia akibat serangan campak dan gizi buruk di wilayah itu.

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar, usai mengunjungi para penderita mengatakan  sudah melihat beberapa ibu dan anak yang mengalami sakit campak dan malaria yang dirawat maupun berobat di Puskesmas Distrik Atsi.

"Informasi dari kepala puskesmas beberapa yang kekurangan gizi akan berusaha di evakuasi bersama tim satgas agar mendapat perawatan lebih baik lagi," kata Boy.

Ia berharap dalam beberapa hari ke depan bisa memberikan pelayanan kepada mereka yang perlu secara intensif mendapat perawatan. “Terutama yang kekurangan gizi karena itu sangat perlu mendapat perhatian khusus,” kata Boy menjelaskan.

Tercatat Tim Ddokkes Polda Papua dan beberapa dinas kesehatan akan menggelar pelayanan di Distrik Atsi dalam  beberapa hari ke depan. (*)

Reporter :ANTARA
Editor : Edi Faisol
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Satu puskesmas di Nabire akan diakreditasi tahun ini

Selanjutnya

Polisi bantu atasi gizi buruk dan campak di Atsi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua