<
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. KNPB : Dialog dan propaganda Indonesia sudah kami buang jauh-jauh
  • Sabtu, 28 April 2018 — 10:40
  • 3818x views

KNPB : Dialog dan propaganda Indonesia sudah kami buang jauh-jauh

Ilustrasia aktivis KNPB saat melakukan aksi demonstrasi damai di Kota Jayapura, Papua - Dok. Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menolak ajakan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua,  Soedarmo untuk bicara soal pembangunan di atas Tanah Papua.

“Sangat keliru, menjadikan propaganda pembangunan sebagai jualan diplomasi kolonial indonesia di kawasan. Kenyataanya juga 50 tahun lebih Indonesia dibangun dar ihasil exploitasi bumi Papua,” ungkap Victor Yeimo, Ketua KNPB kepada Jubi, Sabtu (28/4/2018).

Menurut Yeimo, segala pembangunan infrastruktur di Papua merupakan proyek neo-imperialisme (kapitalis).  Proyek-proyek infrastrutuk itu dijalankan demi pembangunan, sementara orang Papua terus menerus mati dibunuh atau ditangkapi di atas tanahnya sendiri

“Semua paket politik ekonomi kolonial dan kapitalis tidak akan membendung perjuangan kemerdekaan bangsa Papua,” ujar Yeimo tegas.

Lanjut Yeimo, jualan diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia tidak akan memudarkan semangat rakyat di Negara-negara Melanesia untuk tetap berdiri mendukung kemerdekaan West Papua. Demikian juga dengan rakyat West Papua yang menginginkan bebas dari belenggu penjajahan.

“Dialog dan propaganda Indonesia sudah kami buang jauh-jauh,” kata Yeimo menanggapi ajakan Pjs. Gubernur Papua.

Sebelumnya, Pjs Gubernur Papua mengaku siap membuka diri berdialog dengan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan KNPB maupun kelompok lain yang masih menyuarakan perjuangan Papua merdeka.

"Saya selaku penjabat gubernur siap berdialog. Tapi dialog atas dasar di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bagaimana kita membangunan Papua ke depan,” kata Soedarmo dalam siaran persnya.

Soedarmo menyatakan dialog yang ditawarkan tak harus dilakukan secara formal.  “Itu saya apresiasi. Dialog di cafe pun saya siap tidak perlu di kantor," kata Soedarmo menambahkan. (*)

Reporter :Victor Mambor
Editor :
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kunjungan diplomat Kepulauan Solomon ke West Papua dikritik rakyatnya sendiri

Selanjutnya

Pegiat perdamaian bahas Islam transnasional dan perdamaian Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Object moved

Object moved to here.

wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat