<
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Hak politik OAP di parlemen harus setara, Ini konsep murni Fraksi Golkar
  • Rabu, 18 Juli 2018 — 21:41
  • 639x views

Hak politik OAP di parlemen harus setara, Ini konsep murni Fraksi Golkar

Ketua fraksi Golkar DPR Papua Barat Mozes Rudi Timisela - Jubi/Hans Arnold Kapisa.
◕‿◕"Ini isu krusial yang harus dicermati bahwa Golkar adalah satu-satunya Parpol yang berani memberikan kesempatan kepada OAP untuk memimpin di tingkat Provinsi lewat jalur Otsus,” ujarnya kepada Jubi di Manokwari, Rabu (18/7/2018).◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Sembilan kursi fraksi Golkar di parlemen Papua Barat mengajukan konsep tentang keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP) agar setara dalam kepemimpinan di parlemen Papua Barat. 

Ketua fraksi Golkar DPR Papua Barat Mozes Rudi Timisela mengatakan, pihaknya telah memberikan usulan dalam rapat paripurna dewan yang digelar belum lama ini tentang posisi 11 anggota Fraksi Otonomi khusus (Otsus) jalur pengangkatan, kiranya ada satu perwakilan untuk mengisi kursi unsur pimpinan di DPR Papua Barat. 

"Saya sempat beri interupsi dalam rapat paripurna istimewa yang digelar belum lama ini. Usulan ini sementara dalam proses pembahasan raperdasusnya.  Ini isu krusial yang harus dicermati bahwa Golkar adalah satu-satunya Parpol yang berani memberikan kesempatan kepada OAP untuk memimpin di tingkat Provinsi lewat jalur Otsus,” ujarnya kepada Jubi di Manokwari, Rabu (18/7/2018).

Dikatakan Rudi, konsep tersebut sedang didorong beberapa waktu lalu, dan sekarang DPR Papua Barat sedang melakukan pembahasan. Sehingga, masyarakat dan insan pers harus bersama-sama mengawal isu ini, supaya fraksi-fraksi Partai Nasional lainnya juga mendukung itu. 

"Karena faktanya, jika kuorum tidak memenuhi ataupun keputusan tidak bisa dilakukan dengan cara tidak hadir saat pengambilan keputusan, maka saya pikir perjuangan bagi OAP untuk menempati satu kursi unsur pimpinan di DPR Papua Barat melalui pengangkatan, tidak bisa terjadi,” katanya.

Karena itu dirinya minta semua pihak mendorong wakil rakyatnya di parlemen. Dan setelah pelaksanaan pemilu, akan dilanjutkan dengan proses pengangkatan, karena perdasusnya sedang dibahas. 


"Ini bagian dari perjuangan kami partai Golkar, pada pembahasan perdasus tentang tata cara pengangkatan anggota DPR Papua Barat lewat jalur pengangkatan sesuai amanat UU 21,” ujarnya lagi.

Karena bagi Rudi,  akan ada rasa ketidakadilan terjadi di situ ketika semua partai nasional punya kursi sebagai pimpinan lewat Pemilu, sementara pengangkatan tidak. 

"Makanya kita usul untuk ditempatkan diposisi wakil ketua IV. Karena ini penghormatan kepada OAP dibidang politik, bagaimana melaksanakan UU Otsus melalui pengangkatan dan ini penghormatan terhadap hak politik OAP,” ujarnya.

Menurut wakil ketua Komisi A DPR Papua Barat ini, bahwa keberadaan fraksi Otsus di DPR Papua Barat selama ini sangat membantu kerja DPR. 

"Mereka kerja cukup baik, karena dengan kehadiran fraksi Otsus di parlemen Papua Barat justru membantu kerja DPR lebih baik dan kita harus sama-sama akui itu. Jadi saya harap fraksi Parpol  lain di DPR Papua Barat, mari sama-sama beri kesempatan bagi Fraksi Otsus untuk menempati posisi wakil ketua IV,” ujarnya. (*)

Reporter :Hans Kapisa
Editor : Edho Sinaga
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Golkar Papua Barat panaskan mesin partai dengan puluhan calegnya

Selanjutnya

Musrenbang Polda Papua Barat prioritaskan keamanan Pemilu 2019

Komen Saya

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua