<
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Tak dilengkapi peralatan canggih, pilot pedalaman Papua andalkan masyarakat
  • Kamis, 16 Agustus 2018 — 17:38
  • 653x views

Tak dilengkapi peralatan canggih, pilot pedalaman Papua andalkan masyarakat

Ilustrasi pesawat berbadan kecil saat mendarat di pedalaman Papua - Jubi. Dok.
◕‿◕"Ya kalau di pedalaman Papua memang laporan hanya dari pandangan mata," kata Tris. ◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Perwakilan  Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Papua, Norbert Tunayan kini ada kurang lebih 400 lapangan terbang (lapter) pesawat perintis (pesawat berbadan kecil) di seluruh wilayah pedalaman Papua.

Namun lapter itu tak dilengkapi peralatan canggih, sehingga saat akan mendapat pilot hanya mengandalkan panduan dari masyarakat. 

"Kalau berdasarkan fakta, tak ada alat canggih, pilot hanya percaya kepada masyarakat yang sudah dilatih sejak dulu oleh para pilot. Secara turun temurun. Bahkan sebenarnya bukan lapter, tapi air strigh," kata Norbert Tunayan saat konferensi pers di Polda Papua, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, untuk laporan cuaca hanya dilihat melalui pandangan mata, karena tak ada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Ia mencontohkan bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Fakta itu didapat pihaknya pasca kecelakaan pesawat Dimonim Air PK-HVQ jenis Pilatus PC-6 Porter di wilayah tersebut.

"Kami dapati di Oksibil tak ada BMKG. Jadi laporan cuaca, bicara dengan tower juga itu by visual. Hanya dilihat dengan mata. Namun itu kembali kepada operator penerbangan dan pilot," ucapnya.

Hal itu dibenarkan perwakilan Dimonim Air, Tris Nugraheni.

"Ya kalau di pedalaman Papua memang laporan hanya dari pandangan mata," kata Tris. 

Menurutnya, di Papua maskapai Dimonim mengoperasikan 15 pesawat yakni sembilan tipe karapan, tiha AS35 (heli kopter), satu tipe Kamof (heli kopter), dan satu tipe Twint Otter.

"Home basenya di Jayapura, Mimika, Wamena, Wamena, dan Boven Digoel," ucapnya. (*) 

Reporter :Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ketua Komisi II DPRP: Papua harus bisa budidaya sagu seperti Meranti

Selanjutnya

Disnaker lakukan pemeriksaan khusus terkait pekerja Freeport

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua