<
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Keluarga siswi meninggal usai imunisasi MR, tuntut pemerintah Rp1 M- babi 100 ekor
  • Senin, 20 Agustus 2018 — 20:38
  • 1644x views

Keluarga siswi meninggal usai imunisasi MR, tuntut pemerintah Rp1 M- babi 100 ekor

Suasana imunisasi di SD Inpres Umpakalo, Distrik Kurulu-Jubi/Istimewa
◕‿◕pelayanan Puskesmas Kurulu tidak dilakukan sesuai prosedur. Ada juga beberapa poin yang perlu diketahui semua pihak. ◕‿◕

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi – Keluarga dari almarhumah AL (9), seorang siswi SD yang meninggal dunia tak lama setelah diberi imunisasi Campak (Measles) dan Rubella MR, menuntut Pemerintah Jayawijaya membayar kan uang sebesar Rp 1 Miliar dan Wam (Babi) sebanyak 100 ekor.

Orang tua AL, Saulus Logo mengatakan tuntutan sebesar itu dilayangkan karena mereka melihat pelayanan Puskesmas Kurulu tidak dilakukan sesuai prosedur. Ada juga beberapa poin yang perlu diketahui semua pihak.

“Kami contohkan surat pemberitahuan yang masuk malam hari ke sekolah, orang tua juga tidak diberitahukan,” kata Logo kepada wartawan di Wamena, Minggu (19/8/2018) malam.

Akibatnya, para guru di sekolah sempat meminta kepada pihak petugas untuk menunda pelaksanaan hingga ada pemberitahuan ke keluarga lalu dilakukan, namun imunisasi tetap dilaksanakan.

Saat imunisasi pun - dari keterangan guru petugas - hanya menanyakan apakah mereka pernah diimunisasi atau belum.

Menurutnya saat sosialisasi, seharusnya petugas mengundang orang tua dan terlebih dahulu menanyakan kondisi anak tentang kesehatan. Bila sakit dalam satu bulan maka tidak boleh diimunisasi atau disuntik, selain itu harus ditanyakan juga anak tersebut sudah makan atau tidak.

“Tetapi kami dengar, guru-guru sempat menyampaikan agar didampingi orang tua, namun petugas kesehatan mengatakan bahwa imunisasi itu hanya untuk anak. Lalu mereka masuk dan melaksanakan imunisasi sehingga terjadi peristiwa ini,” ujar dia.

Wali kelas AL di SDN Inpres Umpakalo, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya , Herman Patandea mengungkapkan , saat peristiwa imunisasi dilakukan pada Selasa (14/8/2018), AL yang duduk di bangku kelas IV itu tercatat sebagai anak kelima yang mendapatkan vaksin. Sebelumnya, seluruh murid dikumpulkan dalam satu ruangan kelas.

“Pada saat petugas kesehatan dari Puskesmas Kurulu datang juga, sebenarnya (sekolah) sempat tolak karena pemberitahuan mendadak dan belum menghubungi orang tua murid,” katanya.

Namun, petugas tetap melakukan imunisasi dan hanya menanyakan kepada murid apakah sudah pernah diimunisasi atau tidak. (*)




 

Reporter :Islami Adisubrata
Editor : Syam Terrajana
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Puluhan pedulang emas tujuan Korowai tiba di Yahukimo

Selanjutnya

Bulog siap salurkan Bansos Rastra di Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua