<
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Kesadaran warga Kota Jayapura kelola sampah minim
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 19:13
  • 1311x views

Kesadaran warga Kota Jayapura kelola sampah minim

Tumpukan sampah di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura – Jubi/Hengky Yeimo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Kesadaran warga Kota Jayapura untuk mengelola sampah dinilai masih sangat minim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura, Ketty Kailola mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para lurah dan RT/RW untuk mengerahkan warganya, agar bisa memilah sampah di rumahnya masing-masing.

“Ini butuh proses dan tentu akan menjadi komitmen pemerintah, untuk mengajak masyarakat berpartisipasi memerangi sampah,” katanya di Jayapura, Jumat (3/3/2017).

Menurutnya pasca program plastik berbayar kini sampah-sampah plastik mulai berkurang. Namun dirinya tak menyebutkan secara rinci volume sampah plastik yang dihasilkan tiap hari di kota ini.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya mengurangi sampah-sampah dengan menerapkan regulasi arah pengendalian plastik.

“Tumpukan sampah plastik akan terurai dalam waktu dekat. Namun plastik bio degradable memakan waktu dua tahun baru hancur. Oleh sebab itu, kami tetap menindaklanjuti dengan mengendalikan penekanan terhadap sampah kantong  plastik,” katanya.

Dikatakannya, tahun 2020 Kota Jayapura diupayakan bebas sampah. Sampah plastik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Koya Koso, Distrik Muara Tami pun diupayakan untuk dikurangi.

“Jadi, sampah dari kota yang hendak dibawa ke TPA Koya Koso sudah harus dipilah sampai berkurang, sehingga yang masuk ke TPA hanya dalam jumlah kecil saja,” katanya.

Pihaknya juga berupaya menerapkan plastik prabayar di pasar-pasar tradisional. Sebab penanganan sampah dianggap penting untuk menjadi salah satu kriteria dalam penilaian adipura, selain inovasi pemanfaatan sampah.

“Budaya perspektif noken akan diterapkan seperti Banjarmasin (Kalimantan Selatan) yang sudah menggunakan keranjang plastik untuk berbelanja. Plastik prabayar ini akan menggunakan label cukai dari pabrik,” katanya.

Warga Port Numbay, Kota Jayapura, Filep Irew mengatakan, kerusakan lingkungan terjadi di kota ini karena erosi dan penebangan liar.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Pemerintah Kota Jayapura agar menyeriusi persoalan lingkungan. (*)

Reporter :Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pasar Doyo Baru akan ditempati pedagang

Selanjutnya

Masyarakat Jayapura diimbau tertib berlalu lintas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua