<
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Fakfak raih ‘champion’ kategori paduan suara dewasa pria
  • Jumat, 15 September 2017 — 15:14
  • 463x views

Fakfak raih ‘champion’ kategori paduan suara dewasa pria

Lomba yang berlangsung di gedung pertemuan Krooy Kabupaten Kaimana – Jubi/Jacob

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Kaimana, Jubi – Hari ke-5 pelaksanaan Pesparawi XII se Tanah Papua, menggelar lomba kategori Paduan Suara Dewasa Pria (PSDP) provinsi Papua Barat yang diikuti 11 kabupaten. Keluar sebagai ranking pertama dan meraih champion adalah kontingen Fakfak dengan perolehan nilai 84,48 mengaunguli kabupaten Kaimana yang hanya meraih nilai 83,62. Peringkat ketiga kota Sorong dengan nilai 83,10.

Urutan empat dengan gold medal diraih kabupaten Teluk Bintuni dengan perolehan nila 82,58. Sementara empat kabupaten sisanya meraih silver medal masing-masing adalah kabupaten Tambrauw, Raja Ampat, Pegunungan Arfak, dan kabupaten Teluk Wondama.

Ketua LPPD Kabupaten Fakfak yang ditemui Jubi di St. Martinus Kaimana, Kamis (14/9/2017), usai menyaksikan kategori PSDP menyebutkan kehadiran kontingen kabupaten Fakfak adalah ingin mempersembahkan yang terbaik bagi namaTuhan.

“Persembahan kami dari hari Sabtu sampai hari Kamis ini, kontingen Fakfak mengikuti semua kategori lomba. Dari 15 mata lomba masih tersisa satu mata lomba yakni etnik. Fakfak sudah meraih 1 champion, 7 emas, dan 4 perak. Prinsipnya, Fakfak mempersembahakan untuk menuju nasional walaupun dalam pelaksanaan ada hal-hal yang sebenarnya menjadi perhatian bagi kabupaten Fakfak,” Katanya.

Dia juga mengucapkan terima-kasih terhadap pelayanan dari panitia, khususnya seksi akomodasi dan bagian konsumsi, pelayananya sangat baik dan berjalan dengan baik.

Hanya, lanjutnya, ke depan dalam kegiatan Pesparawi tidak boleh ada dewan juri yang dikontrak sebagai pelatih oleh kontingen peserta.

“Kalau sudah menjadi manajer atau konsultan, jangan lagi menjadi juri. Itu yang sangat kami  disesalkan. Kami sendiri tidak mengerti. Mari semua kabupaten/kota taat dengan aturan. Kalau sampai usia sekian ya usia sekian jangan kita tidak taat. Ini kan iven gerejawi ya, kita belajar taat supaya Tuhan juga bisa memberikan hadiah yang luar biasa bagi kita. Apa artinya kita tampil dan menjadi pemenang namun persyaratan tidak taat. Kami percaya dengan iven ini menjadi motivasi buat masyarakat kabupaten Kaimana terutama di gereja untuk biasa tetap memuji dan memuliakan nama Tuhan. Fakfak akan pulang dan menyampaikan puji-pujian di rumah Tuhan masing-masing,” katanya.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Kaimana, Brian Rumi, berharap agar semua kontingen bisa menerima hasil keputusan dewan juri karena keputusan tersebut mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

“Kalau mau dilihat, juri ini bukan KTP Kaimana. Jadi saya kira nilai yang dikasih untuk semua kategori lomba telah sesuai dengan apa yang bagus menurut mereka. Dan ini sudah sangat profesional,” katanya. (*)

 

Reporter :Jacob Owen
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Penjualan BBM meningkat, omset penjual gorengan naik

Selanjutnya

Bupati Sorsel bangga raih empat champion di Pesparawi XII Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua