<
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Dua perusahaan ini ditolak di Nifasi
  • Minggu, 17 September 2017 — 18:48
  • 767x views

Dua perusahaan ini ditolak di Nifasi

Areal kolam yang dibongkar oleh PT. Kristalin lalu dibiarkan - Titus Ruban /Jubi

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nifasi, Jubi - Dua perusahaan masing-masing PT. Kristalin dan PT. Laba-Laba tidak diterima lagi di Nifasi.

Pasalnya kedua perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan tersebut, telah meninggalkan areal tambang sungai Musairo sejak 13 September 2017, tanpa memberitahukan pemilik hak ulayat dan masyarakat kampung Nifasi.

Dikatakan Kepala Sub Suku Watee, Kampung Nifasi, Aser Monei, mengatakan dua perusahaan itu sama sekali tidak memberitahu saat keluar areal yang telah dibongkar.

"Tidak jelas mereka keluar ke mana. Langsung berkemas dan jalan (pergi). Kami tidak menerima lagi kehadiran dua perusahaan tersebut," ujarnya kepada Jubi. sabtu, (16/9/17)

Kata Aser, kedua perusahaan yang pergi tanpa meminta izin tersebut menyepelekan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat.

"Sudah datang ambil hasil segala macam, buat masalah, lalu tiba-tiba menghilang. Kami tidak izinkan lagi kedua perusahaan itu masuk ke wilayah adat Musairo dan Mirago," tegasnya.

Seorang warga, Elias Monei, mengatakan kedua perusahaan itu bermasalah di Nifasi.

"Di Musairo dan ada kesalahan besar yakni tidak menormalisasi kembali kolam-kolam yang dibongkar," katanya. (*)

Reporter :Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dinkes Nabire kampanye bahaya rokok

Selanjutnya

Retribusi parkir di RSUD Nabire sudah sesuai aturan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua