<
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Dinkes Jayawijaya siapkan sedikitnya 15 satgas kijang
  • Selasa, 19 September 2017 — 10:52
  • 563x views

Dinkes Jayawijaya siapkan sedikitnya 15 satgas kijang

Ilustrasi pelayanan kesehatan di salah satu kampung di Kabupaten Jayawijaya - IST

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya menyiapkan 15 hingga 20 orang tenaga lokal Jayawijaya sebagai anggota Satuan Tugas Kesehatan (Satgas) Kaki Telanjang dan Terapung (Kijang) untuk ditempatkan di daerah terdepan, terpencil, dan terluar (T3).

"Jumlah satgas kijang ini ada sekitar 15 atau 20 orang. Kita lebih utamakan tenaga lokal Jayawijaya. Jika tenaga dari Jayawijaya belum memenuhi kuot,a baru minta tenaga dari luar," kata Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, dr Willy Mambieuw, kepada wartawan, saat ditemui di Kantor Bupati Jayawijaya, Senin (18/9/2017).

Ia menjelaskan puluhan calon anggota satgas yang direkrut merupakan
non pegawai negeri dan juga bukan tenaga honorer.

"Artinya mereka yang kami kontrak ini belum ada ikatan kontrak kerja dengan instansi lain," ujarnya.

Menurutnya, calon satgas kijang itu sedang mengikuti beberapa tahapan agar bisa menjadi bagian dalam tenaga kesehatan yang melayani masyarakat di tiga lokasi berbeda.

"Penerimaan dibuka sejak 12-14 September 2017. Hari ini (Senin-Red) mereka masuk tahap tes. Tenaga kesehatan yang kita terima itu bagian analis, dokter, laboran, farmasi, perawat, dan bidan," katanya.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga akan  menempatkan 10 orang tim Nusantara Sehat di Distrik Wollo dan Distrik Bolakme untuk membantu pelayanan kesehatan selama dua tahun.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, mengatakan tim Nusantara Sehat ini merupakan kerjasama pemerintah daerah Jayawijaya dengan dinas Kesehatan Papua dan Kementerian Kesehatan, sudah tiba di Jayawijaya.

"Sepuluh orang itu membidangi ilmu kesehatan seperti perawat, bidan, puskesmas keliling, dan analisis. Masa kerja penempatan tim Nusantara Sehat ini selama dua tahun. Di masing-masing puskesmas ditempatkan lima tenaga sesuai disiplin ilmu yang dibutuhkan di puskesmas di Wollo dan Bolakme," katanya.

Dari jumlah anggota tim Nusantara Sehat, menurut dia, tidak ada tenaga dokter karena jarang sekali dokter mau membantu masyarakat melalui kegiatan Nusantara Sehat itu. (*)
 

Reporter :Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Samuel: penerbangan penyebab BBM dan semen langka di Wamena

Selanjutnya

Pejabat eselon berperan tentukan pembangunan

Komen Saya

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua