<
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Massa pendukung LE berdemo di kantor DPRD Merauke
  • Selasa, 19 September 2017 — 19:15
  • 953x views

Massa pendukung LE berdemo di kantor DPRD Merauke

Massa yang datang di Kantor DPRD Kabupaten Merauke dengan membawa sejumlah spanduk – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi- Massa pendukung Lukas Enembe (LE), Selasa (19/9/2017), mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke. Diperkirakan massa berjumlah 150 orang.

Kedatangan mereka selain membawa sejumlah spanduk bertuliskan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua LE, massa juga berorasi di halaman kantor dewan selama kurang lebih satu jam.

Massa diterima Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa dan sejumlah anggota dewan lain serta Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung.

Perwakilan demonstran, Eferitus Kayep dalam orasinya mengatakan, Lukas Enembe sedang dikriminalisasi  dengan beberapa kasus hukum yang  dinilai tidak jelas. Di antaranya, dugaan korupsi pembangunan jalan dari Kemiri (Sentani) menuju Depabre yang tidak terbukti.

"Selain itu, berpindah lagi kasus Pilkada Tolikara. LE dituduh terlibat melakukan pelanggaran. Namun setelah Gakkumdu, KPU serta Panwaslu melakukan gelar perkara, dinyatakan tak terbukti," katanya.

Setelah tidak terbukti, lanjut Kayep, LE dituding melakukan korupsi dana pendidikan mahasiswa Papua di luar negeri hingga diperiksa di Bareskrim Mabes Polri.

“Apa yang diungkit-ungkit  sekelompok orang ini, karena menjelang pelaksanaan pemilihan Gubernur Papua tahun depan. Sehingga Pak Lukas Enembe menjadi bulan-bulanan,” tegasnya.

“Secara tidak langsung, karakter Gubernur  Lukas Enembe telah dibunuh, sekaligus menjegalnya ikut dalam pencalonan pemilihan gubernur tahun depan,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, dalam masa kepemimpinannya, Lukas Enembe telah banyak berbuat untuk masyarakat Papua. Saat  ini, berbagai kegiatan pembangunan sedang berjalan, termasuk stadion untuk persiapan PON 2020 mendatang.

"Bukti nyata lainnya adalah program kartu Papua sehat yang diberikan kepada masyarakat. Hanya saja, ada permainaan pejabat di tingkat kabupaten yang berusaha menggagalkan, meskipun di Kota Jayapura sudah berjalan baik," katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa mengapresiasi pendukung Lukas Enembe yang datang dengan tertib di kantor dewan untuk menyampaikan aspirasinya.

“Tentunya apa yang telah disampaikan secara tertulis, akan kami koordinasikan dan teruskan secara berjenjang. Karena beberapa kasus yang membawa-bawa nama Gubernur Papua LE terjadi di Jayapura,” ujarnya. (*)

Reporter :Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Warga minta Kapolres Merauke beri kemudahan pengurusan SIM

Selanjutnya

18 OPD Pemkab Merauke miliki kepala dinas definitif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua