Dijemput Aktivis Kemanusiaan, Pengungsi Sawiyatami Kembali Ke Kampung Masing-Masing

share on:
Para pengungsi saat diperiksa kesehatannya (Jubi/Victor Mambor)

Jayapura, (19/11)—Warga Sawiyatami, Keerom yang harus bersembunyi selama 5 bulan karena takut dengan penyisiran aparak keamanan, akhirnya bisa kembali ke kampung mereka masing-masing. Mereka tiba dengan selamat dan disambut oleh Bupati Keerom, Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh tabloidjubi.com, 38 orang yang mengungsi karena takut pada penyisiran yang dilakukan oleh aparat keamanan bulan Juli lalu, telah meminta untuk difasilitasi kembali ke kampungnya masing-masing. Para pengungsi ini tiba di Dekenat Keerom, setelah dijemput dari lokasi persembunyian mereka, sekitar pukul 13.30 WIT, Senin (19/11). Mereka dijemput oleh beberapa aktivis HAM dan Kemanusiaan, yakni Pater Ronny dari Dekenat Keerom, Bruder Edi Rosario dari SKPKC Keuskupan, Hendrik dari Kontras Papua dan Daniel randongkir serta Mathius Rumbrapuk dari Elsham.

“Mereka keluar dari persembunyian mereka sekitar jam 6.00 pagi. Kemudian kami jemput di balai kampung Sawiyatami. Baru kamiĀ  berjalan ke sini (Dekenat Keerom).” ujar Daniel Randongkir, menjelaskan perjalanan para pengungsi ini kepada tabloidjubi.com.

Saat tiba di Dekenat Keerom, para pengungsi langsung diperiksa kesehatannya oleh petugas medis dari RS Bhayangkara, Jayapura. Dari 38 pengungsi ini, 2 orang (suami istri) sudah keluar dari rombongan saat tiba di balai kampung Sawiyatami karena sang istri terpaksa melahirkan dalam perjalanan.

Dalam penjemputan para pengungsi ini, hadir juga Pangdam XVII Cenderawasih,Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, MM dan Kapolda Papua, Irjenpol. Drs. Tito Karnavian, MA. Hadir juga Danrem 172/PWY, Kolonel Joppy Onemsimus Wayangkau dan Bupati Keerom, Yusuf Wally, SE. Pejabat sipil, militer dan kepolisian ini menjamin keamanan para pengungsi ini saat mereka kembali ke kampungnya. (Jubi/Eveert Joumilena)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dijemput Aktivis Kemanusiaan, Pengungsi Sawiyatami Kembali Ke Kampung Masing-Masing