5.553 EKOR KURA – KURA MONCONG BABI DILEPASLIARKAN DI ASMAT

share on:
Petuga dari Enviromental PT. Freeport Indonesia,  saat mengumpulkan kura - kura moncong babi pada bak sementara sebelum dilepasliarkan ke Rawa Baki (Jubi/Istimewa)
Petuga dari Enviromental PT. Freeport Indonesia, saat mengumpulkan kura – kura moncong babi pada bak sementara sebelum dilepasliarkan ke Rawa Baki (Jubi/Istimewa)

Timika, 24/2 (Jubi) –  PT. Freeport Indonesia (PTFI) bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), kembali melepasliarkan 5.553 ekor Kura-kura Moncong Babi  (KMB) ke habitat aslinya di Rawa Baki, kampung Vrenscup, distrik Atsj, Kabupaten Asmat.

Tahun 2014 merupakan tahun penuh tantangan bagi PTFI, karena adanya krisis yang muncul. Tetapi semangat PTFI untuk tetap berkontribusi dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati Papua, tetap jalan,” jelas Pratita Tito Puradyatmika koordinator pelaksana reklamasi dan dan keaneragaman hayati (General Superintendent Reclamation & Biodiversity) PTFI , di Timika, Senin (24/2).

Menurutnya, sebagai perusahaan yang beroperasi di Papua, PTFI menyadari betul bahwa kawasan itu memiliki keanekaragaman hayati dan endemisitas yang sangat tinggi. Pihaknya berkomitmen memberi kontribusi dalam hal itu.

Sejak 2006 hingga 2013, lanjutnya, PTFI telah bekerjasama dengan Direktorat jenderal perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHAK) Kementerian Kehutanan, melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua, dan berhasil menyita 26.000 KMB yang kemudian dilepasliarkan ke habitat aslinya.

Sebelumnya juga, Pada awal tahun 2014 program kerjasama tersebut kembali mengembalikan sebanyak 2.534 ekor KMB ke habitat aslinya di bagian atas sungai Otakwa,Taman Nasional Lorens.

Pada pelepasliaran kali ini, sejumlah pejabat dari Distrik Atsj maupun dari Kabupaten Asmat turut serta berpartisipasi.

Kegiatan itu difasilitasi pihak PTFI, kegiatan berjalan cukup lancar hingga sampai pada pelepasliarannya di Rawa Baki. Tim yang tadinya dari Timika menuju Asmat dengan menggunakan kapal milik PTFI M.V Akapoma, akhirnya tiba di Timika pada Kamis (21/2) malam.

Sementara itu, Kepala seksi KSDA wilayah I Kabupaten Merauke,  Yulius Palita mengatakan, sejauh ini dalam upaya mengagalkan penyelundupan KMB, pihaknya bekerjasama Kepolisian, TNI serta masyarakat.

Kami akan terus melakukan antisipasi terhadap pihak-pihak yang melakukan penyelundupan hewan-hewan yang dilindungi, ” katanya. (Jubi/Eveerth)


Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  5.553 EKOR KURA – KURA MONCONG BABI DILEPASLIARKAN DI ASMAT