ADIPURA DUA KALI , DKP RANCANG HONOR BURUH KEBERSIHAN SESUAI UMP

share on:
Piala Adipura yang diperoleh Pemkot Jayapura (Jubi/Sindung)
Piala Adipura yang diperoleh Pemkot Jayapura (Jubi/Sindung)

Jayapura, 10/6 (Jubi) –Tercapainya piala Adipura kedua kalinya, ternyata berdampak kepada upah pasukan kuning di jajaran  Dinas Kebersihan dan Pemakaman (DKP) Kota Jayapura yang diperkirakan akan naik setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), Rencana ini sedang dirancang pihak DKP untuk anggaran APBD Perubahan Tahun 2014 mendatang.

“sekarang, kita tinggal menunggu ketok palu dari dewan disidang APBD Perubahan, atas rencana kenaikan upah pasukan kuning sebanyak 700 orang tersebut,” ungkap Nofdi J Rampi, Kepala DKP Kota Jayapura, di sela acara syukuran atas diterimanya Piala Adipura kedua kalinya, di Main Hall Kantor Walikota Jayapura, Selasa (10/6) siang tadi.

Kenaikan upah ini akan dilakukan seiring aturan perundangan pemerintahan yang berlaku, dan pihaknya akan membayar kekurangan penerimaannya seusai ketok palu terjadi di bulan Oktober atau September nanti.

“Segera kita akan cairkan kekurangannnya kepada para buruh yang ada,” tegasnya.

Terkait dengan syukuran yang ada, Nofdi berharap masyarakat juga turut mendukung tujuan pemerintah, sebagai kota terbersih untuk kategori kota sedang.

Yang masih dianggap kurang adalah ruang terbuka hijau dan tanaman bunga, jadi kita akan berusaha untuk tahun 2015 ini akan melakukan berbagai upaya  untuk menuju Adipura Kencana dan kami membutuhkan bantuan dari masyarakat,”katanya.

Sementara itu, walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan untuk merubah kota ke arah yang lebih baik, tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Oleh sebab itu, katanya, jika ada tanggapan dari sebagian orang bahwa adipura diperoleh dengan duit, dirinya tidak terlalu menanggapi serius.

Adipura pertama dan kedua itu, bukan kita membelinya tapi itu adalah hasil kerja keras dari seluruh komponen masyarakat kota, termasuk paguyuban, toko agama, pihak swasta, BUMN,BUMD, perbankan juga sekolah – sekolah dan itu hasil dari kerja keras kita untuk membersihkan kota,” ujar Mano

Ia berharap semua instansi dan masyarakat yang ada dilingkungan pemerintah kota untuk terus mempertahankan apa yang sudah dicapai bersama.

Saya minta dinas terkait harus melakukan efek jera atas penerapan perda Nomor 15 tahun 2011, itu harus dijalankan dengan baik di jayapura agar orang tidak membuang sampah sembarangan,” tukasnya. (Jubi/Sindung)


Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ADIPURA DUA KALI ,  DKP RANCANG HONOR BURUH KEBERSIHAN  SESUAI UMP