ABRASI PANTAI DI LAMPU SATU JADI PERHATIAN SERIUS DPR RI

share on:
Pertemuan bersama Komisi VIII DPR RI. (JUBI/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi (16/7)- Rombongan komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dipimpin oleh Ledia Hanifa Amaliah meninjau Pantai lampu Satu yang sering menjadi langganan abrasi dari tahun ke tahun. Para wakil rakyat itu, berjanji memperjuangkan gar pantai tersebut harus diberikan perhatian secara khusus, pada sisa masa tugas mereka selama beberapa bulan ke depan.

Ledia Hanifa Amaliah yang ditemui tabloidjubi.com di Pantai Lampu Satu Rabu (16/7) mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi kembali bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pusat agar tim melakukan peninjauan terlebih dahulu terhadap Pantai Lampu Satu.

Menurutnya, hal itu bertujuan untuk memastikan terlebih dahulu, apakah kondisi pantai itu darurat dan harus segera ditindaklanjuti atau tidak.

“Saya mendapatkan informasi dari teman-teman anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke jika abrasi pantai di beberapa titik, menjadi salah satu permasalahan serius dan harus segera diambil langkah cepat,” katanya.

Tentunya, lanjut Hanifa, pengerjaan Pantai Lampu Satu untuk menghindari yang namanya abrasi, tidak harus mengandalkan dana dari Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tetapi harus mendapatkan suntikan dana dari tingkat pusat.

Diakui, meskipun masa tugas mereka akan berakhir, namun dalam beberapa bulan kedepan, pihaknya akan tetap memperjuangkan agar BNPB memberikan perhatian khusus kepada Pantai Lampu Satu.

Saya sudah melihat secara langsung kondisi di lapangan. Dengan demikian, akan berusaha untuk memperjuangkan di instansi tersebut,” tuturnya.

Ditambahkan, perjalanan mereka ke Kabupaten Merauke itu juga untuk mengawasi dan mengikuti perkembangan berbagai kegiatan pembangunan yang dijalankan dengan menggunakan dana dari pusat.

“Ya, ada bantuan dana juga diberikan oleh kementerian sosial kepada anak-anak yang mengalami cacat sebanyak 25 orang untuk Kabupaten Merauke. Setelah kita melakukan pengecekan, ternyata dana sudah diterima dan dimanfaatkan oleh anak-anak tersebut,” ujarnya.

Kepala Distrik Merauke, Hasan Matdoan mengakui jika sering ada keluhan dari warga terkait masalah abrasi pantai di Lampu Satu dan sekitarnya. “Ya, kita berharap sekiranya dengan kedatangan para wakil rakyat dari senayan yang melihat kondisi di lapangan seperti demikian, dapat memperjuangkan anggaran di tingkat pusat. Sehingga dapat segera dilakukan perbaikan,” katanya. (Jubi/Frans L Kobun)


Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ABRASI PANTAI DI LAMPU SATU  JADI PERHATIAN SERIUS DPR RI