Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Dana otsus besar, pelayanan bagi OAP minim
  • Rabu, 27 September 2017 — 07:43
  • 897x views

Dana otsus besar, pelayanan bagi OAP minim

Dana Otonomi Khusus (Otsus) bidang kesehatan untuk Kabupaten Merauke sangat besar, namun sayangnya pelayanan bagi orang asli Papua (OAP) masih sangat minim.
Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Dana Otonomi Khusus (Otsus) bidang kesehatan untuk Kabupaten Merauke sangat besar, namun sayangnya pelayanan bagi orang asli Papua (OAP) masih sangat minim.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Jorgen Betaubun, dalam pemandangan umum fraksinya, pada siding paripurna DPRD setempat, Selasa (26/9/2017).

“Bahwa pelayanan kesehatan menggunakan fasilitas Kartu Papua Sehat (KPS), namun pelayanan terhadap OAP belum berjalan baik,” katanya.

Jorgen mencontohkan dengan adanya resep dokter yang tidak tersedia obat di apotek, sehingga pasien maupun keluarganya harus mencari apotek di luar rumah sakit dan harus mengeluarkan uang. Sementara mereka tak memiliki uang.

Sebagai solusinya, pinta Jorgen, jika obat tak ada di apotek yang ada di rumah sakit, menjadi tugas serta tanggung-jawab petugas medis mencari obat dimaksud.

Hal lain disoroti Dewan yakni perlu perencanaan kebutuhan obat-obatan di rumah sakit maupun puskesmas melalui pengganggaran secara jelas. Karena ada obat tertentu sangat dibutuhkan pasien.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dr. Nevil Mustika, merespon dengan positif usulan Dewan. Ke depan, akan diberikan perhatian khusus, terutama berkaitan dengan pengadaan obat.

“Saya akui masih ada kekurangan obat di apotek. Namun demikian, akan diusulkan anggaran agar obat yang belum tersedia, dapat dibeli untuk memenuhi permintaan pasien,” ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

DPRD Merauke ingatkan pejabat harus bekerja maksimal

Selanjutnya

DPRD: Pemkab bentuk tim tangani fasum dipalang pemilik ulayat

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33892x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17892x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17105x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe