Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Perbankan Papua Barat diminta waspadai uang palsu
  • Sabtu, 30 September 2017 — 22:24
  • 1952x views

Perbankan Papua Barat diminta waspadai uang palsu

Seluruh kantor perbankan di wilayah Provinsi Papua Barat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu di daerah tersebut.
Pecahan uang baru, yang baru diluncurkan tahun 2017, dan sudah beredar versi palsunya - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Manokwari, Jubi - Seluruh kantor perbankan di wilayah Provinsi Papua Barat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu di daerah tersebut.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Agus Hartanto, di Manokwari, Sabtu (30/9/2017), mengatakan teknologi terus berkembang. Pelaku semakin pintar dalam mencetak uang palsu agar tidak mudah terdeteksi.

"Selama tahun 2017, kami memperoleh empat lembar uang pecahan seratus ribu. Itu kami dapat dari setoran perbankan," kata Agus.

Dia menjelaskan uang palsu tersebut terdeteksi melalui alat yang dimiliki Bank Indonesia. Kasus ini sudah dilaporkan kepada Kepolisian Daerah Papua Barat.

"Kita juga punya alat yang bisa mendeteksi setiap pecahan. Kecil kemungkinan uang palsu lolos dari BI," katanya lagi.

Dari sisi jumlah, lanjutnya, uang palsu yang ditemukan di daerah tersebut tidak banyak. Meskipun demikian kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Ia berharap peredaran uang palsu di Papua Barat tidak berlangsung secara masif. Diharapkan perbankan semakin selektif agar tidak kecolongan.

"Jumlahnya memang baru sedikit yang kita temukan, namun kita patut lebih waspada. Jangan sampai kita menjadi konsumen dari produksi uang palsu. Kami tidak ingin Papua Barat menjadi pasar bagi para pelaku pemalsuan uang," ujarnya lagi.

Dia mengemukakan dari kasus yang ditemui tahun ini, diduga pelaku sudah menggunakan alat canggih. Secara kasat mata uang palsu tersebut tidak terdeteksi.

"Kalau perbankan, mereka bisa membedakan mana yang asli dan palsu. Kita khawatir masyarakat awam tidak paham, apalagi yang ada di kampung dan pedalaman," katanya lagi. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Bank Mandiri hadirkan promo khusus di GATF Phase 2 Jayapura

Selanjutnya

Astra Motor Papua gelar Vario Day

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33675x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17608x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16897x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe