Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. OPD terkait di Nabire, diminta siaga antisipasi bencana alam
  • Selasa, 10 Oktober 2017 — 20:05
  • 1512x views

OPD terkait di Nabire, diminta siaga antisipasi bencana alam

"Untuk itu dalam UU No. 24 tahun 2007 pasal 44 mengatakan, bahwa kesiapsiagaan merupakan satu dari tiga komponen utama penyelenggaraan penanggulangan bencana," sampainya.
Ilustrasi bencana alam - Tempo.co
Titus Ruban
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi - Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, mewakili Bupati Nabire, Isaias Douw, membuka workshop penyusunan profil sumber daya kesiapsiagaan daerah perbatasan I, di aula RSUS Nabire, Selasa (10/10/17).

Dikatakannya dalam sambutan, bencana alam berdampak besar seperti korban jiwa, kerugian dan kerusakan di berbagai aspek kehidupan, termasuk kerusakan ekosistem dan hasil pembangunan, serta pengaruhnya luas terhadap segala aspek kehidupan.

"Untuk itu dalam UU No. 24 tahun 2007 pasal 44 mengatakan, bahwa kesiapsiagaan merupakan satu dari tiga komponen utama penyelenggaraan penanggulangan bencana," sampainya.

Lanjutnya, kesiapsiagaan dipastikan sebagai upaya cepat dan tepat dalam menghadapi bencana. Tidak hanya pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  tetapi pemerintah daerah pun bertanggungjawab melalui OPD terkait.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan data dan informasi terkait bencana alam," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nabire, Blasius Nuhuyanan, mengatakan tujuan pelaksanaan workshop untuk memprediksi kekuatan dan kemampuan dalam penanganan bencana di Nabire.

"Bila kita sudah tahu data tentang potensi bencana, maka bisa mengantisipasinya," katanya.

Peserta workshop dihadiri 30 peserta, terdiri dari unsur TNI dan Polri, Tim SAR, serta OPD terkait. (*)

loading...

Sebelumnya

Nabire salah satu wilayah berpotensi bencana di Papua

Selanjutnya

Surat cinta buat Ainan Nuran, diplomat muda yang perlu belajar tentang Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33889x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17881x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17088x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe