Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Empat PKBM laksanakan ujian nasional berbasis komputer
  • Kamis, 12 Oktober 2017 — 19:30
  • 1274x views

Empat PKBM laksanakan ujian nasional berbasis komputer

Empat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kabupaten Jayapura melaksanakan ujian nasional berbasis Komputer (UNBK). Ujian untuk Paket B dan Paket C ini baru pertama kali dilakukan. Pada periode sebelumnya ujian nasional masih berbasis kertas.
Seorang pengawas sedang mengawasi proses UNBK bagi PKBM di SMAN 1 Sentani - Jubi/Yance Wenda 
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi  - Empat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kabupaten Jayapura melaksanakan ujian nasional berbasis Komputer (UNBK). Ujian untuk Paket B dan Paket C ini baru pertama kali dilakukan. Pada periode sebelumnya ujian nasional masih berbasis kertas.

Hal tersebut disampaikan Kepala bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan kabupaten Jayapura, Milka Herna Wati Reba, kepada Jubi, saat meninjau pelaksanaan UNBK tersebut, Rabu (10/10/2017).

UNBK untuk Kejar Paket B dan Kejar Paket C ini dilaksanakan di SMAN 1 Sentani dan SMKN 1 Sentani. UNBK Kejar Paket B diikuti 51 peserta dan Kejar Paket C diikuti 93 peserta.

“Ini baru pertama kali untuk pendidikan nonformal dilakukan ujian nasional berbasis komputer. Pada gelombang pertama yang dilaksanakan bulan April dan Mei masih ujian nasional berbasis kertas,” kata Milka Reba.

Empat PKBM yang mengikuti ujian Paket B dan Paket C berbasis komputer adalah Dabohaley, Aura Anugra, Wrouwrit, dan Ahi Makasi.

Milka Reba mengatakan untuk mempersiapakan ujian nasional ini sudah dilakukan simulasi dua minggu lalu.

“Walaupun agak dadakan dan kami sedikit paksa mereka untuk mengikuti ujian berbasis komputer karena ini merupakan aturan dari pusat. Jaman sekarang ini dituntut harus lebih maju dan lebih berkompentensi,” tutur Milka.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Dikmas Dinas Pendidikan kabupaten Jayapura, Pugoyo Sudarso, mengatakan tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksaan UNBK karena para peserta ujian seblunya sudah ikut simulasi.

“Yang menjadi faktor dominan saat mereka ikut simulasi dan disitu diajar bagaimana mengerjakan soal-soal dan membuka komputer dengan berbagai pasword,” jelas Pugoyo Sudarso. (*)

 

loading...

Sebelumnya

50 tahun, STFT Fajar Timur makin jauh dari corak Papua

Selanjutnya

Edo Kaise, Ketua alumni STFT Fajar Timur 

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23618x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19252x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15694x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12765x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe