Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Kota Jayapura diperkirakan panen padi pertengahan Desember
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 11:45
  • 1058x views

Kota Jayapura diperkirakan panen padi pertengahan Desember

Tahun ini diupayakan 560 hektare. Hingga terakhir bulan September kemarin baru panen 300 hektare
Seorang Petani bersama anaknya ketika menghamburkan pupuk di lahan padi yang siap di panen - (Jubi/Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura memperkirakan panen padi tahap dua pada pertengahan Desember 2017. Perkiraan itu terkait tersedianya sarana irigasi teknis yang sudah ada.

"Tahun ini diupayakan 560 hektare. Hingga terakhir bulan September kemarin baru panen 300 hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rolo, Kepada Jubi, Senin (16/10/2017).

Jean menyebutkan ada beberapa varietas tanaman padi yang diproduksi petani Jayapura, di antaranya jenis Cerang, Cikuilis dan Pari. Menurut dia, penanaman padi  di Jayapura dilakukan secara maraton, terutama  penggunaan alat panen yang dikombinasikan pemotongan, perontokan, dan langsung dikemas masuk di karung.

“Alatnya sudah tersedia lima unit besar unit dan dua unit kapasitas kecil," kata Jean menjelaskan.

Penyediaan alat  itu untuk memberi kemudahan petani dalam menggunakan tehknologi pertanian. Ia beralasan, pemberian fasilitas  itu untuk menopang  padi sebagai komoditas nasional.

Wakil Wali Kota Rustan Saru mengatakan dirinya besersama rombongan telah meninjau lokasi pertanian di wilayah kota barat.

"Hasil tinjauannya lahan siap panen yang diolah untuk sawah seluas 560 hektare sedangkan untuk lahan palawija sekitar 900 hektare,” kata Rustan.

Namun ia menyebutkan masih ada persoalan karena petani bagian atas telah menjebol saluran tersier dan sekunder, sehingga air tidak sampai ke lahan pertanian yang akan digarap petani bawah.(*)

loading...

Sebelumnya

Wali Kota serahkan 20 perahu kepada nelayan di kampung Yoka

Selanjutnya

Pedagang di Kota Jayapura dilarang jual Togel

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34010x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18491x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17489x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe